ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Sebaran Kasus PMK di Kulon Progo Meningkat Drastis

Ahmad Mustaqim • 02 Juni 2022 16:40
Kulon Progo: Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluas. Total lebih dari 70 hewan terdeteksi terjangkit PMK setelah sebelumnya ditemukan empat kasus serupa pada hewan.
 
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Sudarmanto, mengatakan total sudah 74 ternak di wilayahnya terdeteksi mengidap PMK. Satu di antaranya di Kecamatan Galur sudah mati.
 
"Hasil (uji) lab BBVet (Balai Besar Veteriner) ada 74 ternak positif PMK, baik sapi, kambing, dan domba," kata Sudarmanto saat dikonfirmasi, Kamis, 2 Juni 2022.

Baca: 139 Hewan Ternak di Jepara Terpapar PMK
 
Dia mengungkapkan 74 kasus tersebut menjadi hasil pengawasan dari kasus awal yang terjadi di Kecamatan Galur. Saat ini kasus PMK yang mengidap ternak tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Galur, Girimulyo, Kalibawang, dan Temon.
 
Ia menyebut ternak terjangkit PMK tersebut masuk ke Kulon Progo dari daerah asal Magelang (Jawa Tengah) dan Banyuwangi (Jawa Timur). Kasus itu baik yang terjadi di Galur, hingga Temon.
 
"Kami sudah mengambil langkah dengan melakukan sterilisasi pengobatan. 11 hewan di antaranya sudah sembuh," jelasnya.
 
Sudarmanto mengungkapkan jajaran pemerintah daerah memutuskan menghentikan sementara menerima pengiriman ternak dari luar wilayah. Langkah ini jadi upaya mencegah PMK meluas. Selain itu, pihaknya juga mewajibkan pengiriman hewan ke luar daerah menyertakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
 
"Lalu lintas keluar-masuk ternak di Kulon Progo sudah kami hentikan, khususnya untuk membatasi yang keluar," ungkapnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan