Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo (baju kuning). Istimewa
Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo (baju kuning). Istimewa

Di Gresik, Warga Bisa Dapat Sembako Hanya dengan Menukarkan Sampah

Nasional Sampah Lingkungan Hidup Petrokimia Gresik
Nur Azizah • 21 April 2022 07:00
Gresik: Di Gresik, Jawa Timur, warga bisa membawa pulang paket sembako gratis. Syaratnya hanya satu, harus menukarkan sampah ke bank sampah yang sudah disediakan Petrokimia Gresik. 
 
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan pihaknya telah menyiapkan 8.600 paket sembako. Masing-masing sembako senilai Rp700 ribu. 
 
"Program ini sekaligus menjadi wujud peringatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April setiap tahunnya. Kami tidak hanya memberikan bantuan sembako cuma-cuma, tapi juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam mengelola sampah plastik, sehingga masyarakat bisa menikmati manfaat ganda,” ujar Dwi Satriyo, Kamis, 21 April 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dwi mengatakan warga harus menukar lima sampah botol plastik untuk setiap paket sembako. Sampah plastik yang terkumpul akan dikelola Bank Sampah binaan Petrokimia Gresik di masing-masing wilayah. 
 
Dwi mengungkapkan capaian Propernas Emas yang diraih Petrokimia Gresik akhir tahun lalu menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standarisasi program di bidang lingkungan. Di mana program penukaran sampah plastik dengan sembako ini menjadi salah satu implementasinya. 
 
Baca: Sering Overload TPS Setro Magelang Ditutup
 
“Ini merupakan aksi kecil, namun kami berharap program ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan 3R yakni Reuse (menggunakan kembali), Reduce (mengurangi), dan Rescycle (mendaur ulang) sampah yang masih dapat didayagunakan,” ujar Dwi Satriyo. 
 
Satu paket sembako yang dibagikan terdiri tiga kilogram beras, satu liter minyak goreng dan lima bungkus mi instan. Bantuan tersebut dibagikan untuk masyarakat Ngipik sebanyak 495 paket, Sukorame 925 paket, Karangturi
930 paket, Karangpoh 875 paket, Tlogopojok 1.500 paket, Kroman 875 paket, Lumpur 1.500 paket dan Desa Roomo 1.500 paket. 
 
Di tempat yang sama, Kepala Desa Roomo, Rusdiyanto mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan program pengelolaan sampah yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Gresik. 
 
“Semoga bantuan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Karena pengelolaan sampah yang tepat itu harus dimulai dari lingkup keluarga,” ujarnya. 
 
Ditemui terpisah, salah satu penerima bantuan, Musidah, mengaku lebih termotivasi untuk mengelola sampah plastik setelah mengikuti program ini. Di samping melestarikan lingkungan, ada manfaat ekonomis yang cukup besar. 
 
“Saya berharap program ini bisa terus berlangsung tiap tahunnya. Sehingga kami bersama keluarga lainnya semakin termotivasi untuk peduli terhadap lingkungan” ujar Musidah.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif