ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Populer Daerah: Tol Cipali Batal Terapkan One Way Hingga Bule Bugil di Bali Minta Maaf

Nasional bali WNA arus balik tol cikopo-palimanan Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Daerah Video Viral Berita Populer Berita Populer Daerah Lebaran 2022 Knalpot
Medcom • 06 Mei 2022 07:54
Subang: Setelah tidak jadi memberlakukan one way, Tol Cikopo Palimanan (Cipali) akhirnya memberlakukan contra flow sejak pukul 17.50 WIB. General Manager Operation ASTRA Tol Cipali, Suyitno, mengatakan pemberlakuan contra flow dilakukan mulai dari KM 132 sampai dengan KM 129 dan di KM 157 sampai dengan KM 147.
 
"Mulai diberlakukan sejak pukul 17.50," kata Suyitno dalam keterangan pers, Kamis, 5 Mei 2022.
 
Suyitno menuturkan pemberlakukan one way yang rencananya dilakukan sejak siang tadi, urung dilaksanakan. Hal tersebut dikarenakan situasi arus lalu lintas ramai lancar.
 
Ia menambahkan penerapan one way maupun contra flow, merupakan diskresi dari pihak kepolisian. "Contra flow dan one way, diskresi pihak kepolisian," jelas Suyitno.
 
Sementara Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana, mengatakan one way akan diberlakukan mulai besok. "One way besok mulai pukul 14.00 sampai 24.00," ujar Suntana.
 
Baca: Tol Cipali Masih Didominasi Kendaraan ke Arah Jawa
 
Namun menurut Suntana penerapan one way akan terus dievaluasi, menyesuaikan dinamikan arus lalu lintas di jalan tol.
 
Jika arus lalu lintas sudah mulai landai, maka penerapan one way akan segera dievaluasi. Walaupun begitu, Suntana meminta warga tetap berpedoman dengan jadwal one way yang sudah direncanakan.
 
"Masyarakat agar menggunakan pedoman yang sudah disiapkan oleh pemerintah," ujar Suntana.
 
Berita terkait pemberlakuan contra flow menjadi berita yang paling banyak dibaca di Kanal Daerah Medcom.id. Berita lain yang juga menarik pembaca terkait penangkapan pengendara sepeda motor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, menangkap dua remaja yang melakukan aksi ugal-ugalan sembari menggeber knalpot bising. Aksi mereka dilakukan di depan Masjid Al-Furqon, Kelurahan Sayang, Cianjur, saat pelaksanaan Salat Idulfitri pada 2 Mei 2022. 
 
Sempat diburu selama tiga hari, kedua pemuda itu akhirnya ditangkap. Perburuan semakin masif karena aksi keduanya sempat viral di media sosial.
 
Saat melakukan aksinya, kedua remaja tersebut di bawah pengaruh minuman alkohol. "Kepada polisi, pelaku mengaku tengah kesal terhadap salah satu jemaah yang sempat bergesekan di jalan," demikian dilaporkan presenter Zackia Arfan dalam tayangan Metro Hari Ini di Metro TV, Kamis, 5 Mei 2022.
 
Petugas menangkap kedua pelaku di masing-masing kediaman mereka. Sebelum ditangkap, kedua remaja yang masih di bawah umur itu sempat kabur dan mengelabui petugas. Mereka sempat mengganti aksesoris motornya agar tidak terlacak polisi. 
 
Baca: Terduga Pelaku Pembakar Mahasiswa di Yogyakarta Ditangkap
 
"Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengaku kesal terhadap salah satu peserta salat Id akibat bersenggolan di jalan. Saat melakukan aksinya, kedua pelaku juga di bawah pengaruh minuman keras," tutur Zackia. 
 
Berita lain yang juga menarik pembaca Medcom.id, terkait bule bugil di Bali minta maaf.
 
Alina Yogi, bule asal Rusia yang berpose bugil di sebuah pohon di wilayah Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, meminta maaf. Dia juga mengirim pesan berisi permintaan maaf ke Ketua DPP Partai NasDem Bidang UMKM, Entrepreneur, dan Industri Fashion, Niluh Djelantik.
 
Niluh menerima permintaan maaf Alina. Namun, proses imigrasi serta hukum adat akan terus berjalan.
 
"Dimaafkan. Proses dari Imigrasi, Kepolisian dan sanksi adat jalan terus," kata Nilih dalam akun Instagramnya, @Niluhdjelantik, Kamis, 5 Mei 2022.
 
Ia menuturkan ada aturan dan sanksi yang harus dihormati. Baik mengenai pelanggaran yang dilakukan maupun status izin tinggalnya.
 
Baca: Viral Bule Bugil di Pohon Keramat di Bali, Niluh Djelantik: Turis Sampah!
 
"Apakah kamu menggunakan visa turis atau memiliki izin resmi dalam menjalankan usahamu?" ujar Niluh.
 
Ia menyampaikan upacara pembersihan Guru Piduka harus dilakukan oleh pihak desa. Niluh pun memita Alina tanggung jawab terhadap pihak prajuru desa dan masyarakat setempat.
 
"Tanggung semua biaya upacara tersebut dan ikuti prosesinya hingga selesai. Di mana bumi kamu pijak, di sana langit kamu junjung. Sampaikan kepada semua teman-temanmu yang tinggal di Bali," ungkapnya.
 
Niluh menuturkan jika turis menodai kesucian adat istiadat warga Bali, melanggar peruntukan izin tinggal maka pihak berwenang akan bertindak.
 
"Kami tidak akan segan-segan menindak dan melaporkan kepada pihak yang berwajib. Terimakasih," tegasnya.
 
Baca selengkapnya di sini
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif