Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi menunjukkan foto empat orang sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) Teroris anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Mapolda Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)
Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi menunjukkan foto empat orang sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) Teroris anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Mapolda Sulteng di Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)

Baliho Empat DPO Teroris Poso Disebar

Nasional terorisme poso Teroris Satgas Operasi Madago Raya
Media Indonesia.com • 21 November 2021 16:28
Palu: Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya kembali menyebar foto empat Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah. Upaya itu untuk membatasi ruang gerak keempat DPO.
 
Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya, AKB Bronto Budiyono mengatakan, berbeda dengan aksi sebelumnya yang hanya menyebar foto dalam bentuk selebaran, saat ini penyebaran informasi dilakukan Satgas dengan memasang baliho berukuran besar yang memajang wajah empat DPO di wilayah pedesaan pinggiran pegunungan Poso pesisir bersaudara secara serentak.
 
"Seluruh wilayah Poso pesisir yang masuk wilayah operasi dipasang baliho DPO," terangnya, Minggu, 21 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Bronto, seluruh baliho yang telah dipasang oleh Satgas lebih memfokuskan penampakan wajah empat DPO yang lebih besar, sehingga memudahkan masyarakat mengenali wajah mereka.
 
Baca juga: Siram Istri dengan Air Keras hingga Tewas, WNA Ditangkap
 
"Harapan kita dengan adanya baliho itu masyarakat lebih mengenali empat DPO dan ruang gerak empat DPO terbatas," tegasnya.
 
Bronto menyebutkan, empat DPO teroris yang kini masih dalam pengejaran adalah dua DPO berasal dari Bima NTB, yaitu Askar alias Jaid alias Pak Guru dan Nae alias Galuh alias Mukhlas. Dua DPO lainnya adalah warga Poso, yaitu Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata.
 
"Satgas tidak henti-hentinya dan tidak bosan meminta sisa DPO untuk keluar dari persembunyian dan menyerahkan diri," tegasnya.
 
Sebelumnya, operasi perburuan empat DPO MIT kembali diperpanjang hingga Desember 2021 mendatang. Satgas pun diperkuat dengan 1.376 personel gabungan. (M Taufan SP Bustan)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif