Bekasi: Sebanyak 120 titik jalan di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami kerusakan. Namun perbaikan jalan belum dapat dilakukan karena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi covid-19.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Widayat Subroto, mengatakan perbaikan jalan semula direncanakan pada Februari 2020.
"Nah refocusing anggaran itu sebagian dari kegiatan-kegiatan yang akan kita laksanakan ternyata dilakukan refocusing sehingga belum jadi kita laksanakan tahun ini," kata Widayat di Bekasi, Kamis, 23 Juli 2020.
Baca: Kota Bekasi Kejar Lagi Target PAD
Widayat juga menjelaskan rencana tersebut belum dapat dilaksanakan karena pihaknya masih melakukan penanganan banjir di Jatiasih. Kemudian terdapat kasus covid-19 di Kota Bekasi.
Kemungkinan perbaikan jalan yang rusak itu baru dapat dilaksanakan tahun 2021 mendatang. Namun perbaikan untuk di tiga titik jalan rusak yang dianggap krusial akan dilaksanakan tahun ini.
"Yang di kota itu totalnya hampir 120-an titik. Ada di beberapa titik yang krusial yang akan kita perbaiki tahun ini ya, meskipun mundur tapi tetap kita laksanakan. Di Jalan Ngurah Rai, Djoyomartono kemudian Lingkar Utara, yang krusial tiga itu," jelasnya
Bekasi: Sebanyak 120 titik jalan di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami kerusakan. Namun perbaikan jalan belum dapat dilakukan karena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi covid-19.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Widayat Subroto, mengatakan perbaikan jalan semula direncanakan pada Februari 2020.
"Nah refocusing anggaran itu sebagian dari kegiatan-kegiatan yang akan kita laksanakan ternyata dilakukan refocusing sehingga belum jadi kita laksanakan tahun ini," kata Widayat di Bekasi, Kamis, 23 Juli 2020.
Baca:
Kota Bekasi Kejar Lagi Target PAD
Widayat juga menjelaskan rencana tersebut belum dapat dilaksanakan karena pihaknya masih melakukan penanganan banjir di Jatiasih. Kemudian terdapat kasus covid-19 di Kota Bekasi.
Kemungkinan perbaikan jalan yang rusak itu baru dapat dilaksanakan tahun 2021 mendatang. Namun perbaikan untuk di tiga titik jalan rusak yang dianggap krusial akan dilaksanakan tahun ini.
"Yang di kota itu totalnya hampir 120-an titik. Ada di beberapa titik yang krusial yang akan kita perbaiki tahun ini ya, meskipun mundur tapi tetap kita laksanakan. Di Jalan Ngurah Rai, Djoyomartono kemudian Lingkar Utara, yang krusial tiga itu," jelasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)