Dwi Ariesta Wardhana berhasil dievakuasi setelah terjatuh bersama lift di rumahnya (Foto / Metro TV)
Dwi Ariesta Wardhana berhasil dievakuasi setelah terjatuh bersama lift di rumahnya (Foto / Metro TV)

Pria Berbobot 275 Kg Asal Malang Alami 5 Patah Tulang

Nasional obesitas lift jatuh Kota Malang Jawa Timur
Clicks.id • 12 Mei 2022 08:51
Malang: Dwi Ariesta Wardhana, 38, pria berbobot 275 kilogram yang jatuh dari lantai dua akibat kawat sling lift terputus masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Pria Warga Perum Puri Kartika Asri, Arjowinangun Blok Q, Kedungkandang, Kota Malang mengalami 5 patah tulang.
 
Staf medik bagian ortopedi dan traumatologi RSSA Agung Rianto Budi Santoso menyebut langkah awal yang dilakukan saat pertama menerima pasien Sabtu 7 Mei 2022 adalah operasi tahap pertama. Yakni, kaki bagian engkel sebelah kiri dengan metode eksternalisasi.
 
“Jadi dipasang kawat-kawat di sekitar tulang dan sekrup yang terpasang di luar. Karena kaki kiri terbuka ada lukanya tulangnya lepas dari sendi kita cuci kita pasang tulangnya. Karena emergency kita gunakan metode cepat terpasang tapi cepat menyatu. Kami kembalikan posisinya kita cuci supaya tidak infeksi,” kata Agung, Rabu, 11 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jatuh dari Lift, Ini Kondisi Terkini Pria Berbobot 275 Kg
 
Hasil pemeriksaan lanjutan, bahwa Aries diketahui mengalami lima patah tulang untuk bagian kanan dan kiri. Cedera inilah yang akan masuk dalam operasi tahap dua pada pekan depan. Saat ini tim medis sedang mempersiapka segala kebutuhan sebelum menaikan Aries ke meja operasi.
 
“Kalau di hitung tulang yang patah ada 5. Mulai dari lutut, tibia, fibula, engkel kuboit, lalu engkel kanan maliolos medialis,” imbuhnya.
 
Agung menuturkan luka yang dialami oleh Aries cukup parah karena dia jatuh dari lantai dua ke lantai satu. Hal ini diperparah dengan kondisi berat badan Aries yang cukup besar. Dengan bobot yang begitu besar otomatis kaki Aries sebagai tumpuan tidak kuat menyangga beban tubuh.
 
“Engkelnya tidak kuat menyangga seberat itu akhirnya patah (5 bagian tulang). Dengan berat 275 kilogram satu lutut menyangga setidaknya 135 kilogram. Pada saat jatuh kemungkinan berdiri makanya engkelnya yang kena (patah),” tandasnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif