Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo. (Foto: Medcom.id/Mustaqim)
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo. (Foto: Medcom.id/Mustaqim)

DIY Belum Prioritaskan Promosi Paket Wisata

Nasional Virus Korona
Antara • 11 Agustus 2020 07:46
Yogyakarta: Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan belum memprioritaskan promosi paket wisata untuk menarik kunjungan turis ke daerah itu.
 
"Secara khusus kami belum promosikan paket wisata. Promosinya saja kan kami belum bersifat mengajak orang datang ke Yogyakarta, jadi masih sangat terbatas," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharjo, Senin, 10 Agustus 2020.
 
Singgih mengatakan meski telah menyiapkan sejumlah paket wisata, pembatasan jumlah wisatawan di objek wisata masih menjadi prioritas utama untuk menghindari penularan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Paketnya sudah ada cuma kami masih melihat pasarnya terlebih dahulu," ungkapnya.
 
Menurut dia, sebagian besar wisatawan saat ini belum berminat mengakses paket wisata. "Sekarang ini kan euforianya wisatawan yang penting keluar dari rumah mau 'refresh' dulu," lanjut dia.
 
Baca juga: Masyarakat Karo Tak Mengungsi Pascaerupsi Sinabung
 
Ia mengaku mempersilakan pengelola objek wisata di daerah ini mengajukan izin uji coba operasional secara terbatas selama masa tanggap darurat covid-19. Destinasi wisata yang siap akan dibantu melakukan uji coba.
 
Singgih mengungkapkan hingga saat ini tercatat sebanyak 38 objek wisata yang tersebar di lima kabupaten/kota yang diizinkan melakukan uji coba operasional secara terbatas.
 
Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY Udhi Sudiyanto mengaku menggencarkan promosi objek wisata ruang terbuka untuk menarik kunjungan wisata saat adaptasi kebiasaan baru diterapkan di DIY.
 
"Promosi yang akan kami kemas sekarang lebih banyak ke destinasi-destinasi yang terbuka. Wisata alam, salah satunya," kata Udhi.
 
Ia menilai di masa pandemi, objek wisata ruang terbuka cenderung lebih aman dikunjungi wisatawan karena protokol kesehatan lebih leluasa diterapkan sehingga risiko penularan covid-19 lebih kecil.
 
Meski demikian, ia membebaskan biro perjalanan wisata anggota Asita DIY menentukan objek wisata mana saja yang akan disasar.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif