Erupsi gunung Sinabung, Kabupaten Karo. (Foto: ANTARA/Istimewa)
Erupsi gunung Sinabung, Kabupaten Karo. (Foto: ANTARA/Istimewa)

Masyarakat Karo Tak Mengungsi Pascaerupsi Sinabung

Nasional erupsi gunung sinabung erupsi sinabung
Antara • 11 Agustus 2020 06:50
Medan: Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Natanail Perangin Angin, menyatakan masyarakat tidak ada yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung.
 
"Selama dua kali terjadinya erupsi Sinabung, tidak ada warga maupun petani diungsikan ke tempat yang cukup aman," ujar Natanail, Senin, 10 Agustus 2020.
 
Ia menyebutkan warga tidak perlu dipindahkan ke lokasi yang aman, karena erupsi Gunung Sinabung itu jauh lokasinya dari pemukiman masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Erupsi Sinabung itu berada di kawasan zona merah (zona larangan) dan warga sudah lama meninggalkan lokasi tersebut," sambung dia. 
 
Baca juga: 4 Daerah di Aceh Diprediksi Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Sinabung
 
Natanail menyebutkan yang perlu dikhawatirkan oleh warga maupun petani adalah jika mereka memasuki areal zona merah ketika terjadinya erupsi.
 
Selama ini, ungkap dia, ada saja warga atau petani yang nekat menerobos masuk ke kawasan zona merah untuk melihat kebun mereka. Padahal rumah dan perkebunan milik masyarakat di lokasi itu tak lagi dikelola.
 
"Pemerintah juga melarang masyarakat untuk tinggal di kawasan zona merah demi keselamatan jika terjadi erupsi Gunung Sinabung," katanya.
 
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin, 10 Agustus 2020, sekitar pukul 10.16 WIB kembali erupsi menyemburkan abu vulkanik. Erupsi mencapai ketinggian kolom abu kurang lebih 5.000 meter di atas puncak 7.460 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara.
 
Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III (siaga) dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi serta lokasi di dalam radius tiga kilometer (km) dari puncak Gunung Sinabung. Kemudian radius sektoral lima km untuk sektor selatan-timur, dan empat km untuk sektor timur-utara. 
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif