Sunda Empire. Dok: Facebook
Sunda Empire. Dok: Facebook

Sunda Empire Muncul Setelah Keraton Agung Sejagat

Nasional keraton
P Aditya Prakasa • 17 Januari 2020 11:30
Bandung: Kelompok-kelompok serupa Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, mulai terangkat ke permukaan. Di Kota Bandung, Jawa Barat, salah satunya, muncul kelompok Sunda Empire.
 
Dari penelusuran Medcom.id, Sunda Empire mendeklarasikan diri melalui media sosial. Pada salah satu unggahan di media sosial, Sunda Empire memprediksi pemerintahan dunia berakhir pada Sabtu, 15 Agustus 2020. Kehidupan masyarakat dunia disebut akan lebih baik setelahnya.
 
Akun Facebook pengikut Sunda Empire, Renny Khairani Miller, membagikan sejumlah foto kegiatan kelompok itu. Pada foto yang diunggah pada Selasa, 9 Juli 2019, tampak ratusan orang mengenakan seragam mirip militer. Mereka membentangkan spanduk 'Sunda Empire Earth Empire'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu unggahan menyebutkan sstem pemerintahan dunia akan dikendalikan dari koordinat 0.0 di Bandung sebagai mercusuar dunia. Publik pun diajak menyongsong kehidupan yang lebih baik.
 
"Agar kita tidak menjadi budak di negara sendiri dan hidup hanya untuk membayar tagihan yang terus naik dan biaya hidup yang terus melambung tinggi apalagi biaya pendidikan anak yang tidak gratis, setelah itu kita tua dan mati, terus pikniknya kapan?" bunyi salah satu tulisan yang diunggah pada 9 Juli 2019.
 
Namun, unggahan Renny Khairani Miller telah dihapus. Unggahan itu terakhir dapat diakses pada Kamis, 16 Januari 2020.
 
Penelusuran lainnya didapat dari akun Instagram @youspesbar yang mengunggah kegiatan yang sama. Pada foto yang dipajang pada Selasa, 27 Maret 2018, tampak ratusan orang berkumpul di di Bandung. Mereka mengenakan seragam hitam dan membawa spanduk besar 'Sunda Empire Earth Empire'.
 
Kepala Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung Ferdi Ligaswara menyebut akan menelusuri keberadaan Sunda Empire. Kegiatan kelompok ini bakal ditelaah.
 
"Intinya negara kita negara hukum. Jangan berbenturan dengan aturan," singkat dia saat dihubungi, Jumat 17 Januari 2020.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif