Mantan Panglima Jihad Indonesia, Jafar Umar Thalib bersama enam orang anggotanya saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 16 Juli 2019.
Mantan Panglima Jihad Indonesia, Jafar Umar Thalib bersama enam orang anggotanya saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 16 Juli 2019.

Eks Panglima Jihad Divonis 5 Bulan Penjara

Nasional perusakan
Muhammad Syawaluddin • 16 Juli 2019 18:30
Makassar: Mantan Panglima Jihad Indonesia, Jafar Umar Thalib, divonis 5 bulan penjara oleh Majelis Hakim pada sidang lanjutan kasus pengrusakan barang milik warga di Koya Barat, Jayapura, Papua.
 
"Memutuskan menghukum 5 bulan penjara Jafar Umum Thalib dikurangi masa tahanan yang telah dijalani," kata Ketua Majelis Hakim Suratno, di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 16 Juli 2019.
 
Jafar Umar Thalib dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim karena telah melakukan kekerasan secara terang-terangan dan bersama-sama. Meskipun Jafar tidak secara langsung terlibat dalam proses perusakan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jafar Umar Thalib dinyatakan telah melanggar pasal 170 ayat 1 KUHP karena dinyatakan terbukti merusak speaker warga bernama Henock Mudi Nikki pada 27 Februari 2019 lalu.
 
Dalam putusannya, majelis hakim mempertimbangkan beberapa hal yang meringankan terdakwa. Jafar Umar Thalib telah menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada korban saat sidang beberapa waktu lalu.
 
Baca:Eks Panglima Laskar Jihad Didakwa Kasus Perusakan
 
Sehingga Jafar Umar Thalib mendapatkan keringanan hukuman atau lebih sedikit dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni satu tahun kurungan penjara.
 
Sementara, untuk ke enam pengikut Jafar Umar Thalib yang juga merupakan terdakwa dalam kasus perusakan tersebut divonis hukuman 6 bulan penjara oleh majelis hakim.
 
Keenam pengikut Jafar tersebut yakni Subagyo alias Abu Yahya, Abdullah Jafar Umar Thalib, Abdul Rahman, Ihsan Jayadi, Anas Rikamwan dan Mujahid Mursyid alias Zaid. Keenamnya divonis lebih berat karena langsung terlibat dalam peristiwa perusakan barang milik warga.
 
Mantan Panglima Laskar Jihad Indonesia Jafar Umar Thalib menjalani sidang di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan. Dia disidang dalam kasus perusakan sound sistem warga di Koya Barat, Jayapura, Papua pada 27 Februari 2019 lalu yang menjadikannya sebagai terdakwa.
 
Jafar Umar Thalib bersama enam orang anggotanya merusak sound sistem warga dikarenakan merasa terganggu dengan lagu yang diputar oleh korban, saat pihak Jafar Umar Thalib sedang melaksanakan ceramah agama di masjid.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif