Ilustrasi bencana puting beliung. (Medcom.id)
Ilustrasi bencana puting beliung. (Medcom.id)

Bangunan Sekolah dan Rumah Warga Subang Rusak Disapu Puting Beliung

Nasional puting beliung rumah rusak sekolah ambruk angin kencang Jawa Barat
Media Indonesia.com • 24 Januari 2022 10:51
Subang: satu bangunan sekolah dasar (SD) dan puluhan rumah warga di Desa Cimayasari, Cipeundeuy, Subang, Jawa Barat, ambruk akibat disapu angin puting beliung pada Minggu petang, 23 Januari 2022. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
 
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan parah yakni dua ruangan kelas SD Negeri Utama Jaya Cimayasari Cipeundeuy Subang. Menurut Kepala Desa Cimayasari Cipeundeuy, Arnalim Suryaningrat, kejadian angin puting beliung ini pun, 6 rumah Ambruk, dan sisa nya sekitar 45 rumah yang rusak sedang dan ringan.
 
"Kejadian minggu sore sekitar pukul 17.40 wib kami pun sedang di rumah, dan melihat ada angin besar kami langsung meninjau ke beberapa lokasi di dua Dusun di Desa Cimayasari," Kata Arnalim, Senin, 24 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan, hari ini bersama Muspika langsung membersihkan sisa-sisa puing reruntuhan atap dan juga reruntuhan pohon yang di terjang angin.
 
Baca: Puting Beliung di Luwu Sulsel Rusak 45 Rumah
 
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Utama Jaya, Iis, mengatakan bangunan atap tersebut baru rampung dibangun Desember 2021. Namun karena terkena bencana, dua atap bangunan sekolahnya ambruk.
 
Agar proses belajar mengajar tetap bejalan, pihak sekolah terpaksa menggabungan Siswa kelas 3 dan kelas 4 dengan kelas lain dan membagi waktu kelas pagi dan siang.
 
"Ini baru selesai pengerjaan untuk bangunan sekolah, namun ya musibah namanya juga, semoga dua kelas yang atapnya ambruk ini dapat secepat nya di perbaiki kembali," Kata Iis.
 
Baca: 3 Kecamatan di Jombang Diterjang Puting Beliung
 
Selain merubuhkan Bangunan sekolah dan rumah warga, angin puting beliung juga mengakibatkan puluhan pepohonan tumbang. Bahkan ada pula yang menimpa rumah dan jaringan PLN.
 
Hingga saat ini aliran listri ke dua Dusun di Cimayasari tersebut belum bisa nyala. Pihak PLN masih pengerjaan perbaikan jaringan yang terkena pepohonan.
 
Sementara itu, pantauan Media Indonesia di lokasi kejadian, Senin, 24 Januari 2022, saat ini pihak Pemdes Cimayasari bersama TIM gabungan dari BPBD, TNI Polri, Tim URC Puskesmas Cipeundeuy dan juga masyarakat mulai membereskan sisa puing-puing reruntuhan pohon dan atap rumah. (RZ)

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif