Hujan deras menyebabkan bencana longsor, banjir, dan jembatan rusak di Kecamatan Bungbulang, Pamulihan, dan Pakenjeng. Foto: branda Antara
Hujan deras menyebabkan bencana longsor, banjir, dan jembatan rusak di Kecamatan Bungbulang, Pamulihan, dan Pakenjeng. Foto: branda Antara

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Selatan Garut

Antara • 21 Januari 2023 11:34
Garut: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Garut menyebabkan bencana longsor, banjir, dan jembatan rusak di Kecamatan Bungbulang, Pamulihan, dan Pakenjeng.
 
"Sudah beberapa hari ini tidak hujan, kemarin hujan besar, merata, jadi begitu (terjadi bencana)," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi di Garut, Sabtu, 21 Januari 2023.
 
Ia mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah selatan maupun daerah lainnya di Garut berlangsung lama sejka Jumat petang. Hujan deras membuat saluran air maupun sungai meluap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Daerah yang dilanda bencana, yaitu di Kecamatan Bungbulang, membuat tujuh rumah warga yang tergenang air karena luapan dari drainase. Namun, air cepat surut dan tidak ada korban jiwa.
 
Baca: Setelah 2 Pekan Terendam, Banjir di Pati Mulai Surut

"Untuk banjir di Bungbulang ada tujuh rumah, itu disebabkan drainase, airnya meluap karena sampah," ujar dia.
 
Selain banjir, kata Satria, Jembatan Waralayan di Gunamekar, Kecamatan Bungbulang rusak diterjang luapan air sungai. Akibatnya, warga tidak bisa memanfaatkan akses jembatan tersebut.
 
Ia menyebutkan ada lagi jembatan yang rusak atau terjadi pergeseran di Pamulihan yang saat ini sedang dilakukan pengecekan terkait tingkat kerusakannya.
 
"Jembatan itu karena sudah lama, jadi ke bawah mendekati air, ketika air naik baru kehantam," katanya.
 
Ia menambahkan hujan deras di wilayah selatan juga telah menyebabkan sejumlah daerah terjadi longsor seperti di Pakenjeng, namun longsorannya kecil dan tidak mengganggu akses jalan. Masyarakat, kata dia, secara bergotong royong sudah membersihkan material longsoran tanah yang menimpa di lingkungannya itu.
 
"Longsor di Pakenjeng, jalan desa, namun sudah selesai ditangani masyarakat secara mandiri," ucapnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif