Jembatan darurat yang dibuat secara gotong royong oleh warga Semoi Dua, Sepaku, PPU, Kaltim, Sabtu. Dokumentasi/ Istimewa
Jembatan darurat yang dibuat secara gotong royong oleh warga Semoi Dua, Sepaku, PPU, Kaltim, Sabtu. Dokumentasi/ Istimewa

Akses 141 KK Warga PPU yang Terisolasi Sudah Terbuka

Antara • 30 Oktober 2021 23:02
Sepaku: Jembatan dari kayu log yang terbawa arus sungai dan menyebabkan akses jalan bagi 141 kepala keluarga (KK) di Desa Semoi Dua, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur sudah terbuka.
 
"Alhamdulillah aksesnya sudah terbuka setelah kami bergotong-royong dengan masyarakat untuk membuat jembatan darurat dari kayu," kata Kepala Desa Semoi Dua, Hadi Muntoro, saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu, 30 Oktober 2021.
 
Baca: Polda Sulbar Ajak Masyarakat Salurkan Eksperesi Melalui Festival Mural

Dia mengatakan sebanyak 141 KK tersebut tersebar pada 3 RT desa setempat. Tidak ada banjir yang menggenangi permukiman warga, namun sejak pagi mereka tidak bisa beraktivitas karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses warga baik untuk menggarap lahan maupun aktivitas lainnya.
 
Ia menuturkan bahwa jembatan yang terseret arus pagi tadi merupakan jembatan darurat yang dibuat dari kayu beberapa kayu log, namun jembatan ini dibuat seadanya sehingga ketika permukaan air sungai naik dan arusnya deras, maka dengan mudah kayu log tersebut hanyut.
 
Hadi melanjutkan lebar aliran air pada sungai tersebut adalah 8 meter, sementara lebar gerusan tanah pada jembatan sementara tersebut mencapai 14 meter.
 
Ia juga mengatakan bahwa kayu gelondongan/ kayu log dari jembatan yang terseret arus sungai, masih bisa diselamatkan warga, sehingga kayu tersebut kemudian digunakan untuk tambahan membuat jembatan darurat lagi agar masyarakat bisa beraktivitas.
 
"Kayu gelondongan tersebut besar dan panjang, sehingga warga harus memotong untuk bisa menariknya karena tidak punya alat berat, sehingga harus dipotong dan tarik beramai-ramai agar bisa dimanfaatkan untuk membuka jembatan darurat lagi," ujarnya.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>