Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Pembelian Pangan di Semarang Dibatasi

Mustholih • 16 April 2020 16:34
Semarang: Stok pangan di Kota Semarang, Jawa Tengah, diklaim masih aman hingga Agustus. Meski aman, Pemerintah Kota Semarang tetap membatasi jumlah pembelian bahan pokok.
 
"Beli gula kayaknya (dibatasi) cuma dua kilogram dan beras dibatasi 10 kilogram. Supaya tidak ada panic buying," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 16 April 2020.
 
Hendrar mengatakan stok beras dan pangan lainnya masih aman hingga Juli. Dia menilai para pedagang masih mampu mencukupi kebutuhan bahan pokok untuk warga.

"Kita cek ke pedagang, mereka mengatakan tidak kesulitan kecuali gula. Karena belum panen gula dan gula impor belum masuk. Pangan lainnya, insyaallah bisa kita siapkan," jelasnya.
 
Baca: Kementan Alokasikan Rp1,85 Triliun di Program Penanganan Covid-19
 
Hendrar meminta warga tidak khawatir terkait stok pangan di tengah pandemi korona (covid-19) dan menjelang Ramadan. Pihaknya telah menyiapkan bantuan 170 ribu paket sembako untuk warga di 177 kelurahan.
 
"Kalau kondisinya masih belum baik, kita akan terus bagikan sampai Juli," ungkapnya.
 
Dia menambahkan pihaknya juga berencana menyalurkan nasi dan takjil gratis ke warga tidak mampu selama Raamadan. Dia menyebut masing-masing kelurahan di Semarang diminta menyiapkan 400 bungkus nasi dan takjil. 
 
"Akan ada 64 ribu nasi bungkus dan takjil. Dalam satu hari butuh Rp644 juta. Insyaallah akan ada buka puasa bersama serentak di kelurahan. Dibagi oleh lurah ke penduduk," pungkasnya.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diaksesdi sini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>