Petugas penyuntikkan vaksin PMK pada sapi milik peternak di Palangkaraya. ANTARA/Ho-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangkaraya
Petugas penyuntikkan vaksin PMK pada sapi milik peternak di Palangkaraya. ANTARA/Ho-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangkaraya

Distan Palangkaraya Vaksinasi PMK Dosis Kedua

Antara • 28 Juli 2022 15:44
Palangkaraya: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mulai melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dosis kedua terhadap sapi milik para peternak.
 
"Vaksinasi sudah kami lakukan sejak akhir pekan lalu. Sampai kemarin, untuk vaksinasi PMK dosis kedua sudah kami lakukan terhadap 200 sapi milik peternak," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), Eko Hari Yuwono, di Palangkaraya, Kamis, 28 Juli 2022.
 
Baca: Khofifah Targetkan Vaksinasi PMK Tahap 2 Tuntas 1,5 Bulan

Eko mengatakan dosis vaksin PMK yang disalurkan pemerintah pusat ke Pemkot Palangkaraya telah terlaksana dua kali. Pertama menjelang Iduladha, dengan jumlah 500 dosis dan yang kedua baru saja diterima dengan jumlah 3.500 dosis.
 
"Untuk 500 dosis awal sudah kita suntikkan ke 500 sapi sehat produktif. Sementara 3.500 dosis kedua ini, 500 dosis diantaranya untuk vaksinasi PMK 500 sapi yang telah disuntik menjelang Idul Adha lalu," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara 3.000 dosis sisanya akan disuntikkan ke 1.500 sapi sehat dan produktif dosis pertama dan kedua. Artinya pada tahap pertama dan kedua distribusi vaksin PMK Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Palangka Raya menargetkan 2.000 sapi disuntik vaksin dosis satu dan dua.
 
"Untuk capaian vaksinasi dosis pertama pada tahap kedua ini masih terus berjalan, rata-rata sehari bisa mencapai puluhan sapi yang divaksin. Ini terpengaruh letak kandang dan jumlah sapi dalam satu kandang," ungkap Eko.
 
Pada pelaksanaan vaksinasi, tim DKPP terbagi menjadi dua yang masing-masing terdiri dari lima orang. Penyuntikan vaksin PMK juga telah dilakukan ke sapi peternak di Kecamatan Sabangau, Jekan Raya dan Bukti Batu.
 
"Sampai saat ini memang telah terjadi penyebaran PMK pada sapi milik peternak. Ada tiga kasus namun semua telah dalam penanganan dan sapi dalam perawatan," ujar Eko.
 
 
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif