Calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Jumat, 26 Maret 2021. ANTARA FOTO/Galih Pradipta.
Calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Jumat, 26 Maret 2021. ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

1.000 Bus di Medan Mangkrak Akibat Larangan Mudik

Nasional Mudik Lebaran Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Antara • 29 April 2021 20:38
Medan: Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Medan, Sumatra Utara, menyebut sekitar 1.000 armada bus mangkrak di wilayah setempat akibat larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021.
 
"Ada 1.000 bus AKAP tidak jalan. Jika kita kalikan empat orang supir dan kernet, maka ada 4.000 orang tidak berpenghasilan," kata Ketua Organda Kota Medan, Mont Gomery Munthe, di Medan, Kamis, 29 April 2021.
 
Baca: Warga Solo Boleh Salat Id di Lapangan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan periode larangan mudik Lebaran yang diberlakukan merupakan puncak arus mudik ke kampung halaman dalam merayakan Idulfitri 1442 Hijriah.
 
Ia mengaku pekerja transportasi maupun pihaknya telah menyampaikan keluhan tersebut ke pemerintah melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sumatra Utara.
 
"Pemerintah cuma sebatas melakukan pelarangan mudik, tanpa memberikan solusi bagi pekerja transportasi," jelasnya.
 
Seperti diketahui kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 diiringi pengetatan pada H-14 hingga H+7 melalui adendum Surat Edaran No.13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran covid-19 selama Ramadan 1442 Hijriah.
 
"Sejauh ini, hanya larangan saja. Tidak ada solusi, apalagi kompensasi. Larangan ini bukan hanya bus antar provinsi, tapi juga antar kota dalam provinsi," ujarnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif