Bandara Husein Sastranegara Bandung. Roni/Medcom.id
Bandara Husein Sastranegara Bandung. Roni/Medcom.id

Genjot Percepatan Ekonomi, Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Buka Rute Internasional

Nasional Bandara bandung Jawa Barat rute penerbangan
Roni Kurniawan • 25 April 2022 18:04
Bandung: Bandara Husein Sastranegara Bandung akan kembali membuka rute penerbangan internasional. Hal itu seiring dengan melandainya kasus covid-19 terutama di Kota Bandung.
 
General Manager Angkasa Pura II Husein Sastranegara, Cin Asmoro mengatakan, rute internasional dibuka karena memang sudah ada permintaan dari pihak maskapai luar. 
 
"Karena memang sudah ada demand untuk rute ke Bandung dari maskapai luar, itu datang dari Air Asia, SQ, Lion Air, dan Malindo Air. Rutenya Singapura-Bandung dan Malaysia-Bandung," kata Cin di Balai Kota Bandung, Senin, 25 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rencananya, untuk metode pengecekan covid-19 akan menggunakan cara baru, yakni dengan air liur. "Dari hasil diskusi tadi, rencananya nanti akan kami coba gunakan alat baru dari Biofarma, mengeceknya lewat air liur, bukan di PCR hidung lagi," katanya.
 
Namun terkait teknis tes air liur tersebut, pihak bandara akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung agar semua wisatawan mancanegara dapat dilakukan tes covid-19.
 
"Itu untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu. Namun, akan kami bahas lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan," imbuhnya.
 
Baca: Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Diprediksi Naik 410%
 
Sementara itu Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan, pihaknya segera untuk mengirimkan surat ke Kementerian Perhubungan terkait rencana tersebut. Pasalnya, hal itu bisa mendongkrak perekonomian Kota Bandung dengan adanya wisatawan mancanegara.
 
"Dengan dibukanya penerbangan internasional ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk melakukan percepatan perekonomian di Kota Bandung pascapandemi covid-19," ucapnya.
 
Yana menambahkan, jika ternyata ditemukan kasus positif pada pengunjung yang datang dari luar negeri, penangananya akan disesuaikan dengan Standard Operating Procedure (SOP).
 
"Nanti kita lihat dari kasusnya dulunya. Tentu akan disesuaikan dengan SOP yang ada apakah isoman atau dirujuk ke RS," tutur Yana.
 
Ditempat yang sama, Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengaku, target wisatawan mancanegara ke Kota Bandung tidak terlalu tinggi yakni sebesar 3 persen daei 7 juta target wisatawan secara menyeluruh. Tapi melalui kebijakan ini bisa memudahkan wisatawan mancanegara berkunjung ke Bandung.
 
"Sebelum pandemi, wisatawan mancanegara hanya 3-5 persen, totalnya sekitar 7 jutaan. Pada saat pandemi itu sempat turun, bahkan tidak ada sama sekali karena penerbangan internasional ditutup," ungkal Kenny.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif