Tersangka Murtadji Junaedi, (54).Medcom.id
Tersangka Murtadji Junaedi, (54).Medcom.id

Sang Penipu yang Tertipu

Nasional penipuan Haji 2019
Syaikhul Hadi • 09 Agustus 2019 18:13
Surabaya: Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa itu pantas disematkan kepada tersangka penipuan percepatan pemberangkatan haji, Murtadji Junaedi, 54. Bagaimana tidak, Murtadji yang kini menjadi tersangka juga ditipu oleh rekannya.
 
Murtadji awalnya tak mengetahui dua rekannya menipu dirinya dengan menjanjikan bisa mempercepat pemberangkatan calon jemaah haji. Bahkan, hampir seluruh keluarganya juga dijanjikan bisa ke Tanah Suci pada 2019.
 
"Ya, keluarga saya juga ikut (masuk) dalam daftar yang gagal berangkat. Ada istri, ipar, teman, sahabat, dan guru-guru saya. Semuanya gagal berangkat," kata Murtadji dengan nada menyesal di Mapolda Jatim, Jumat, 9 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polisi Tetapkan Penipu CJH sebagai Tersangka
 
Sejatinya, ia berniat melapor lebih dulu ke polisi atas ulah rekannya yang sampai saat ini tak bisa dihubungi. Namun, ke-59 korban lebih dulu melaporkan dirinya ke polisi lantaran kesal dengan janji-janji dan tak kunjung berangkat.
 
"Sebenarnya saya ingin melapor lebih dulu. Tapi saya tidak tahu siapa yang mengatur semua ini. Jadi, ini adalah musibah yang menimpa saya. Sekarang si S (rekannya) tidak bisa dihubungi. Tapi saya yakin polisi tahu keberadaan dia dan bisa menemukannya," ungkapnya.
 
Murtadji awalnya tak curiga terhadap dua rekannya. Apalagi salah satu rekannya mengaku bekerja di Kementerian Agama. Selain itu, pertemuan dengan dua rekannya itu juga kerap dilakukan.
 
Tapi apa daya, hingga detik-detik pemberangkatan, rekannya tidak bisa dihubungi. Puluhan calon jemaah haji yang diberangkatkan dari lapangan Bang Kodir, Bangil Pasuruan, terpaksa gigit jari.
 
"Katanya saat itu, tinggal menunggu clearance. Saya tidak mengerti apa itu clearance. Katanya itu adalah hubungan antara dalam negeri dan luar negeri urusan manifest atau apa gitu. Dari situ saya semakin yakin (tertipu)," ujar Murtadji.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif