elar kasus pembuangan bayi di Mapolres Jepara, Jawa tengah, Rabu, 2 Oktober 2019. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani
elar kasus pembuangan bayi di Mapolres Jepara, Jawa tengah, Rabu, 2 Oktober 2019. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani

Penjual Obat Penggugur Kandungan 10 Bulan Beroperasi

Nasional penemuan bayi
Rhobi Shani • 02 Oktober 2019 15:15
Jepara: Pasangan kekasih Gea Nila Sari (GN), 21, dan Muhammad Syaifudin (MS), 23, menggugurkan kandungan hasil hubungan di luar nikah dengan mengonsumsi obat yang dibeli dari internet. Polisi kemudian menangkap penjual obat untuk menggugurkan kandungan, Handi Warsono (HW).
 
Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman, menuturkan Handi, warga Desa Sukodono Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengaku menjual obat untuk menggugurkan kandungan sejak 10 bulan terakhir. Obat dijual secara daring, dibeli dari laman jual beli.
 
"Tiap setrip obat tukak lambung, HW membeli dengan harga Rp1 juta. Kemudian, dia jual kembali seharga Rp1,5 juta," terang Arif di Mapolres Jepara, Rabu, 2 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Handi mengaku menjual dan mendapat obat menggugurkan kandungan dari internet. Dia mengungkap telah menjual obat ke puluhan pelanggan.
 
"Dari luar Jepara juga ada. Sudah banyak, yang membeli kebanyakan cowok yang sudah bekerja," aku Handi.
 
Tersangka pembuang jasad bayi, Syaifudin, mengaku obat yang dibeli dari Handi diminum kekasihnya di sebuah hotel di kawasan Jepara Kota. Selanjutnya, proses menggugurkan bayi berusia enam bulan kandungan dilakukan di rumah salah satu saudara Gea.
 
"Beli Rp3 juta. Yang sudah diminum 18 butir, 15 butir diminum sekali sisanya diminum bertahap," ujar Syaifudin.
 
Atas perbuatannya, Handi, Syaifudin, dan Gea dijerat dengan Pasal 80 Ayat 3 Jo Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014.
 
Warga Desa Jinggotan Kecamatan Kembang menemukan jasad bayi di dalam plastik merah dibungkus sarung bantal dan guling di tepi sungai Segawe desa setempat, Selasa, 1 Oktober 2019. Usai menerima laporan dari warga, polisi lantas melakukan pengembangan. Kurang dari 12 jam, ketiga tersangka ditangkap.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif