"Sekarang itu Rp15 ribu yang kemasan bantal atau satu liternya, untuk kemasan dua liter merek Hayat dan Fortune Rp32 ini sudah turun. Kemudian merek Bimoli Rp38 ribu, Sunco Rp41 ribu, sebelumnya dari harga Rp48 ribu juga paling tinggi, kemudian Bimoli sempat Rp45 ribu. Sekarang sudah lumayan turun harganya," kata Pedagang di Pasar Mega Legenda, Mardiyanto di Batam, Sabtu, 13 Agustus 2022.
Ia mengatakan harga minyak goreng kemasan sudah turun dalam 2 bulan terakhir. Namun hingga saat ini penjualan minyak goreng di lapak Mardiyanto masih dalam penyesuaian dan belum ada peningkatan terhadap penjualan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Penjualan setelah harga minyak turun kembali normal, tidak ada perubahan. Tapi kalau meningkat belum ada, masih standar. Harga minyak goreng ini turun sudah 2 bulan," ujar Mardiyanto.
Baca juga: Alasan Mendag Kirim 1,3 Juta Liter Minyak Goreng ke Indonesia Timur |
Dengan kondisi harga minyak goreng yang sudah berangsur menurun, Mardiyanto berharap agar harga minyak goreng kembali normal yaitu pada kisaran harga Rp28 ribu per dua liter.
"Mudah-mudahan harga minyak goreng bisa turun lagi seperti sediakala, dulu normalnya harga minyak goreng merk hayat Rp28 ribu tapi sekarang Rp32 ribu, bahkan kemarin sampai Rp40 ribu lebih harganya," ujar dia.
Sementara itu harga komoditas telur ayam saat ini berkisar Rp47 ribu hingga Rp50 ribu per papan.
"Kita harga telur dari pemasok itu per satu ikat isi 5 papan Rp235 ribu, modal kita Rp47 ribu per papan, jadi kita jual Rp50 ribu," jelas Mardiyanto.