Kerusuhan dalam demonstrasi menolak UU Ciptaker di Yogyakarta. medcom.id/ahmad mustaqim
Kerusuhan dalam demonstrasi menolak UU Ciptaker di Yogyakarta. medcom.id/ahmad mustaqim

Aksi Tolak UU Ciptaker di Yogyakarta Ricuh

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Ahmad Mustaqim • 08 Oktober 2020 14:32
Yogyakarta: Demontrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di DPRD DIY, Yogyakarta, ricuh, Kamis, 8 Oktober 2020. Aksi sempat berjalan damai, namun kerusuhan pecah pukul 13.00 WIB.
 
Massa berasal dari berbagai elemen yakni buruh, aliansi, mahasiswa, dan pelajar. Pantauan Medcom.id, aksi dimulai pukul 11.00 WIB dan berjalan lancar.
 
Juru bicara Majelis Pekerja Buruh Indonesia, Irsad Ade Irawan, menyatakan momen pengesahan UU Ciptaker menjadi hari berkabung nasional. Ia mengatakan pengesahan UU itu menjadi lonceng demokrasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada 14 alasan kenapa kami menolak UU Omnibus Law," kata Sekjend KSPSI DIY ini.
 
Baca:Demo UU Ciptaker di Cirebon Disusupi Oknum Pembuat Ricuh
 
Orasi demi orasi berlangsung damai secara bergantian. Namun, kerusuhan pecah saat massa dari berbagai elemen bergabung di kerumunan aksi.
 
Lemparan batu dan botol air minuman berterbangan di depan DPRD DIY, Jalan Malioboro. Polisi yang berjaga tidak bisa menahan massa.
 
Water canon dikerahkan untuk memukul mundur massa. Sejumlah gas air mata pun ditembak ke arah massa.
 
Kerusuhan terjadi lebih dari satu jam. Lemparan batu pun menyasar gedung DPRD DIY, dan membuah kaca gedung pecah.
 
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih belum mereda. Massa masih melempar batu dan polisi masih berjaga di depan DPRD DIY.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif