Pjs Bupati Sintang Florentinus Anum saat razia protkes di sebuah warkop di Kota Sintang, Sabtu (7/11/20) malam. (Foto: ANTARA/HO)
Pjs Bupati Sintang Florentinus Anum saat razia protkes di sebuah warkop di Kota Sintang, Sabtu (7/11/20) malam. (Foto: ANTARA/HO)

Warga Pontianak Positif Covid-19 saat Razia di Warkop

Nasional Virus Korona tes virus korona Pasien Covid-19
Antara • 11 November 2020 07:03
Pontianak: Seorang warga Pontianak yang terjaring razia di warung kopi (warkop) Kota Sintang, Kalimantan Barat, pada Sabtu malam, 7 November 2020, dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil tes swab Dinas Kesehatan setempat.
 
"Pada saat itu, seluruh pengunjung warkop sekitar 250 orang dilakukan rapid test. Delapan orang yang hasil rapid testnya reaktif, dilakukan pemeriksaan swab pada Senin, 8 November 2020. Hasilnya, satu orang terkonfirmasi positif covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto Linoh, Selasa, 10 November 2020.
 
Sebelumnya, saat razia oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, yang bersangkutan dinyatakan reaktif rapid test bersama delapan orang lainnya. Dari delapan orang tersebut, lima orang dari Sintang dan tiga dari Pontianak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sinto mengatakan, pengunjung yang dinyatakan positif covid-19 warga dari daerah lain, sehingga dilakukan isolasi dan penanganan di daerah asal.
 
"Warga Pontianak itu setelah swab langsung pulang ke daerah asal menggunakan motor. Sudah kami informasikan ke Dinkes terkait untuk dilacak dan ditangani," ungkapnya.
 
Baca juga:Bima Arya Susur Sungai Ciliwung Petakan Daerah Rawan Bencana
 
Sementara itu, Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, Martin Nandung, mengatakan, dirinya sudah memerintahkan anggota untuk berkoordinasi dengan Polres dan BPBD terkait adanya pengunjung yang positif covid-19 di salah satu warkop Kota Sintang.
 
"Tadi saya sudah perintahkan anggota untuk koordinasi dengan Polres dan BPBD untuk menutup sementara mulai nanti malam. Nanti dimonitor," jelasnya.
 
Pjs Bupati Sintang Florentinus Anum menambahkan pihaknya sudah lapor dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, dan Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
 
Tim di sana akan melakukan tracking terhadap teman dan keluarga yang bersangkutan. Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar juga akan melakukan pelacakan terhadap keberadaan yang bersangkutan untuk dirawat di Kubu Raya.
 
“Warga yang bersangkutan akan segera dicari untuk diisolasi. Karena usai diswab langsung pulang ke Pontianak. Saya mengimbau agar yang bersangkutan untuk menyerahkan diri saja ke Dinas Kesehatan setempat untuk dirawat,” terang dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif