ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Video Viral Pasien Covid-19 Kabur Disebut Simulasi

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 22 Mei 2020 10:58
Yogyakarta: Video viral berisi dugaan pasien covid-19 kabur di area Jalan Sorogenen, Kota Yogyakarta disebut simulasi. Dugaan simulasi muncul di sejumlah komentar warganet.
 
"Simulasi. Itu bagian dari simulasi intelijen untuk melihat respon masyarakat," kata Kepala Satpol PP DIY, Noviar Ahmad, saat dihubungi, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Baca: Viral Video Diduga Pasien Covid-19 di Kota Yogyakarta Kabur

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang pasien diduga terjangkit covid-19 di wilayah Kota Yogyakarta kabur pada Kamis, 21 Mei 2020. Kabar itu ramai diperbincangkan di media sosial instagram dan twitter.
 
Video berdurasi 44 detik di instagram menjelaskan sejumlah orang berpakaian baju hazmat berada di salah satu jalan di kawasan Kota Yogyakarta. Salah satu orang menyebutkan mencari orang memakai celana jeans.
 
Menurut dia kondisi di lapangan menunjukkan respon masyarakat masih adanya kekhawatiran penyebaran covid-19. Meskipun masyarakat sebagian masih abaikan jaga jarak atau physical distancing.
 
"(Jika muncul kekhawatiran di masyarakat) kita akan evaluasi dulu ini," kata anggota Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah DIY Bidang Penegakan Hukum ini.
 
Wakil Koordinator Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan simulasi itu digelar agar masyarakat tak lagi mengabaikan protokol pencegahan covid-19. Ia mengatakan simulasi itu diharapkan bisa jadi pengingat potensi penyebaran covid-19.
 
"Jadi maksudnya baik, untuk membuat maayarakat tidak lagi mengabaikan protokol kesehatan. Sekarang saja penggunaan masker sudah jarang," kata Biwara.
 
Ia mengatakan penyebaran covid-19 bisa tanpa diketahui, seperti orang tanpa gejala (OTG). Penyebaran virus, kata dia, bisa saja tanpa terdeteksi.
 
"Seseorang tak tahu orang di sekitarnya itu OTG, misalnya klaster indogrosir. Jika daya tahan tubuh tidak bagus atau rendah, bisa berbahaya" ujar Biwara.
 
Data terakhir pada Kamis, 21 Mei, ada 215 kasus covid-19 di DIY, dengan 105 sembuh, 8 meninggal, dan sisanya masih dirawat. Jumlah PDP 1.375 orang dan ODP 6.213.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif