Situasi peninjauan pembangunan bendungan Tukad Mati, Badung, Bali. Dokumentasi/ istimewa
Situasi peninjauan pembangunan bendungan Tukad Mati, Badung, Bali. Dokumentasi/ istimewa

Sejumlah Proyek Strategis di Bali Masih Tahap Pembangunan

Nasional pembangunan bali infrastruktur ekonomi daerah Proyek Strategis Nasional
Deny Irwanto • 26 November 2021 16:12
Bali: Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, meninjau pembangunan bendungan Tukad Mati, Badung, Bali. Beberapa pembangunan proyek strategis nasional di Bali dibiayai melalui Surat Berharga Negara berbasis Syariah (SBSN).
 
"Pembangunan prasarana bendungan pengendali banjir Tukad Mati ini merupakan salah satu contoh nyata SBSN Proyek di Bali yang dilaksanakan oleh Ditjen SDA Kementerian PUPR," kata Suahasil Nazara dalam keterangan pers, Jumat, 26 November 2021.
 
Baca: Pemkot Tangerang Raih Predikat Badan Publik Informatif 2021

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan pembangunan bendungan Tukad Mati ini dibiayai melalui SBSN secara Kontrak Tahun Jamak (MYC) sejak 2017 hingga 2019 dengan total alokasi SBSN yang digunakan sebesar Rp319 miliar.
 
Dengan dipimpin Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman, jajaran pimpinan Kementerian Keuangan juga melakukan inspeksi pembangunan 10 titik jalan tembus Singaraja – Mengwitani dan soft launching pembangunan gedung Lab Kesehatan Terintegrasi, Universitas Ganesha Singaraja.
 
Pembangunan Jalan Baru Bts. Kota Megwitani - Singaraja dibiayai melalui SBSN MYC senilai Rp308,15 miliar dimaksudkan untuk mengurangi waktu tempuh dari kota Denpasar (PKN) menuju kota Singaraja (PKW) dan memperbaiki geometrik titik blackspot pada ruas jalan Mengwitani Singaraja.
 
Sementara untuk pembangunan gedung Lab Kesehatan Terintegrasi di Universitas Ganesha, pembiayaannya dilakukan secara Single Year Contract (SYC) tahun 2021 dengan total alokasi yang digunakan sebesar Rp99,94 miliar.
 
"Pembangunan Laboratorium Terintegrasi Universitas Pendidikan Ganesha ini merupakan perwujudan dari komitmen yang kuat dari Pemerintah untuk pembangunan Sumber Daya Manusia melalui sektor pendidikan," jelas Luky.
 
Alokasi Sukuk Proyek untuk provinsi Bali telah dimulai sejak 2016 dan trennya terus meningkat. Tahun 2021 tercatat sebesar Rp362,16 miliar kemudian akan meningkat hingga Rp409,8 miliar pada 2022.
 
Menurut Luky total alokasi Sukuk Proyek untuk Provinsi Bali sejak 2016 hingga 2022 mencapai Rp1,68 triliun.
 
Sebagian besar alokasi Sukuk proyek di provinsi Bali ditujukan untuk proyek-proyek prioritas yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR di antaranya 43,34% sektor transportasi, jalan, dan jembatan pada Ditjen Bina Marga PUPR, kemudian 42,31% di sektor sumber daya air pada Ditjen Sumber Daya Air PUPR. Dan sisanya 10,47% sektor pendidikan, dan selebihnya sektor hankam dan sosial.
 
"Perlu diketahui pembiayaan proyek melalui SBSN merupakan sinergi kebijakan antara Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya. Tujuannya untuk membiayai proyek-proyek atau kegiatan prioritas dengan menggunakan dana yang bersumber dari pasar keuangan melalui instrumen SBSN yang diterbitkan oleh Pemerintah sejak tahun 2008," ungkapnya.
 
Menurut Luky berbagai proyek strategis telah dihasilkan dari SBSN dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Hingga tahun 2021 ini, total proyek yang dibiayai dari SBSN sudah mencapai 3.447 proyek yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
 
Beberapa proyek yang telah dibiayai SBSN seperti pembangunan infrastruktur perkeretaapian Trans Sulawesi (Parepare – Makassar), Trans Sumatra, dan Double Track KA selatan Jawa. Kemudian pembangunan jalan dan jembatan di berbagai provinsi, seperti Youtefa di Jayapura, Papua.
 
Termasuk pembangunan beberapa bandara dalam rangka penyiapan Jembatan Udara di Papua. Pembangunan sumber daya air (bendungan, irigasi, penyediaan dan pengelolaan air tanah). Serta, pembangunan dan pengembangan gedung perkuliahan di berbagai perguruan tinggi.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif