Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur merilis hasil menangkap dua kuris sabu seberat 4 kilogram. (Istimewa)
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur merilis hasil menangkap dua kuris sabu seberat 4 kilogram. (Istimewa)

4 Kg Sabu Gagal Beredar di Madura

Nasional survey narkoba Sabu Kasus Narkoba
Amaluddin • 20 Mei 2021 17:33
Surabaya: Upaya peredaran narkotika jenis sabu dari Jakarta ke Madura digagalkan. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim) membongkar upaya tersebut di Exit Tol Waru Gunung, Karang Pilang, Surabaya, Selasa, 18 Mei 2021.
 
"Mereka ditangkap saat melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bangkalan, Madura menggunakan mobil Toyota Avanza," kata Kepala BNNP Jatim, Brigjen Muhammad Aris Purnomo, di Surabaya, Kamis, 20 Mei 2021.
 
Petugas BNNP Jatim menangkap dua yakni AR (32) dan BS (26). Setalah dilakukan pemeriksaan terhadap mobil yang ditumpangi keduanya, petugas menemukan empat bungkus sabu dengan berat 4.003,22 gram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sabu itu dimasukkan ke tas kresek merah, dimasukkan ke tas goddie bag warna hijau ditutupi pakaian, dimasukkan lagi di dalam tas kain warna merah muda," jelas Aris.
 
Aris menjelaskan AR mengambil narkotika tersebut dari temannya di Jakarta berinisial HS, yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). AR mengenal HS saat sama-sama menjalani hukuman di LP Cipinang.
 
AR sendiri mendapat pesanan narkotika sabu tersebut dari temannya FZ yang berada di Bangkalan, Madura. FZ juga saat ini masuk daftar DPO. 
 
AR mengaku sudah pernah melakukan pengiriman narkotika sabu ke FZ dari Jakarta ke Madura dengan upah sebesar Rp20 juta. "Namun untuk yang kedua saat ini belum diberikan upah dan tertangkap petugas BNNP Jatim," tambah Aris.
 
Baca: Edarkan di Tangerang, Bandar Sabu Dibekuk
 
Setelah mendapat pesanan tersebut, AR kemudian menyuruh BS untuk mengambil barang haram tersebut di Jalan Kemayoran, Jakarta Pusat. Setelah mendapat barang yang dipesan, AR dan BS berangkat bersama-sama ke Bangkalan, Madura untuk mengantar kepada pemesan. Namun mereka ditangkap petugas.
 
Para tersangka dijerat Undang-Undang Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika sebagaimana dimaksud Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif