Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. (Foto: MI/Susanto)
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. (Foto: MI/Susanto)

Tangerang Selatan Wajibkan Pendatang Punya SIKM

Nasional Virus Korona
Farhan Dwitama • 03 Juni 2020 09:33
Tangerang: Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mewajibkan setiap orang tak ber-Kartu Tanda Penduduk (KTP) wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi (Jabodetabek) dan Banten, memiliki surat keterangan izin keluar masuk (SIKM) jika hendak beraktivitas di wilayahnya.
 
"Sekarang masuk keluar wilayah Tangsel, wajib membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM)," tegas Airin, Rabu, 3 Juni 2020.
 
Kewajiban memiliki SIKM bagi pendatang tertuang dalam Peraturan Gubenur Banten Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Covid-19 di Banten.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasal 19 menyebutkan setiap orang yang masuk dan keluar di wilayah Banten harus memiliki surat izin tersebut, kami pun sudah membuat Perwalnya," kata dia.
 
Airin membeberkan pengajuan SIKM bisa dilakukan melalui aplikasi Simponie, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Pemohon hanya perlu mengakses simponie.tangerangselatankota.go.id
 
Baca juga:Kota Yogyakarta Akan Terapkan New Normal Bertahap
 
Untuk mengajukan SIKM, pemohon perlu melengkapi sejumlah persyaratan dan hanya dikeluarkan bagi warga yang memiliki kepentingan di Tangsel seperti untuk pekerjaan.
 
"Dalam pekerjaannya, dia harus melakukan perjalanan dinas keluar dan atau masuk wilayah Kota Tangerang Selatan, atau Jabodetabek selama masa pandemi covid-19," jelas dia.
 
Selain untuk kebutuhan pekerjaan, layanan perizinan ini juga diberikan untuk warga yang perlu bepergian masuk-keluar Kota Tangerang Selatan, karena kondisi darurat seperti sakit atau keluarga meninggal.
 
Ia menambahkan jenis perizinan dibagi menjai dua kategori yaitu, perjalanan berulang berkenaan dengan aktivitas rutin selama masa PSBB dan perjalanan sekali bersifat situasional karena keadaan tertentu.
 
"Pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran pembatasan kegiatan berpergian keluar masuk wilayah Kota Tangerang Selatan selama masa pandemi covid-19 senantiasa dilakukan oleh aparatur pemerintah, sesuai kewenangan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku," pungkasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif