Warga mengunjungi laman prakerja.go.id mencari informasi program kartu prakerja, di Palangka Raya. (Foto: ANTARA/Rendhik Andika)
Warga mengunjungi laman prakerja.go.id mencari informasi program kartu prakerja, di Palangka Raya. (Foto: ANTARA/Rendhik Andika)

Gunung Kidul Mendapat Alokasi 17 Ribu Kartu Prakerja

Antara • 18 April 2020 10:21
Gunung Kidul: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mendapat alokasi 17 ribu program kartu prakerja dari pemerintah pusat.
 
Kepala Disnakertrans Gunung Kidul, Purnamajaya, mengatakan program prakerja ditujukan bagi para pekerja yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19.
 
"Gunung Kidul mendapat alokasi 17 ribu dari 56 ribu kartu prakerga untuk DIY. Proses pendaftaran program kartu prakerja dilakukan secara daring lewat situs Prakerja.go.id," kata Purnamajaya, Sabtu, 18 April 2020.

Ia mengatakan Disnakertrans Gunung Kidul mencatat perusahaan sektor ekspor paling merasakan dampak adanya pandemi covid-19, karena pekerja ada yang dirumahkan.
 
 Baca juga: 230 Kasus Positif Korona di Sulsel
 
Berdasarkan data Disnakertrans Gunungkidul per 15 April 2020, ada sebanyak 733 pegawai yang telah dirumahkan. Sebagiannya mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK).
 
Lewat program prakerja, warga akan mendapat bantuan senilai Rp3,55 juta. Bantuan terbagi atas biaya pelatihan Rp1 juta, insentifpasca penuntasan pelatihan pertama selama empat bulan sebesar Rp600 ribu per bulan, serta insentif pasca pengisian tiga kali survei evaluasi Rp50 ribu per survei.
 
"Selain sebagai pemasukan, program ini juga sekaligus meningkatkan kemampuan dan peluang usaha warga," jelas Purnamajaya.
 
Ia mengimbau warga, terutama para pekerja yang terdampak mendaftarkan diri dan mengikuti tes secara daring.
 
Baca juga: Klaster Terbanyak Penyebaran Covid-19 di Surabaya dari Luar Kota
 
"Sudah ada warga yang mendaftar, namun jumlah persisnya tidak diketahui," ungkapnya.
 
Sebelumnya Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunung Kidul Harry Sukmono mengatakan sekitar 3.635 pelaku wisata diarahkan untuk mengikuti program kartu prakerja.
 
Saat ini mereka bisa dikatakan tidak memiliki pemasukan lantaran tempat wisata ditutup sementara. Banyak di antara mereka yang beralih ke sektor pertanian.
 
"Kami sudah berkoordinasi dengan Disnakertrans, dan berharap program ini jadi solusi bagi pelaku wisata untuk mencoba peluang usaha lain selama pandemi covid-19," kata Harry.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>