Amien Rais dan sejumlah pengurus saat deklarasi Partai Ummat.  Dokumentasi/ tangkapan layar media sosial youtube.
Amien Rais dan sejumlah pengurus saat deklarasi Partai Ummat. Dokumentasi/ tangkapan layar media sosial youtube.

Amien Rais Pimpin Deklarasi Partai Ummat

Nasional partai politik amien rais Partai Ummat
Ahmad Mustaqim • 29 April 2021 15:53
Yogyakarta: Partai Ummat resmi mendeklarasikan keberadaannya pada Kamis, 29 Aprl 2021. Sang pendiri partai, Amien Rais, mendeklarasikan langsung melalui saluran youtube.
 
"Bertepatan tanggal 17 ramadan atau 29 April 2021, saya deklarasikan Partai Ummat di persada bumi Indonesia yang kami cintai," kata Amien Rais dalam deklarasi tersebut.
 
Baca: Bandung Siagakan 8 Cek Poin Halau Pemudik

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam deklarasi itu pulang pucuk pimpinan pusat langsung diumumkan. Adapun Amien Rais menjabat Ketua Majelis Syura ditemani MS Kaban (Wakil Ketua I), dan Talif Al Jufri (Wakil Ketua II). Jabatan sekretaris diisi Ansufri Idrus Sambo.
 
Seperti pemberitaan sebelumnya menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, dipastikan mengisi posisi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Ummat. Adapun Agung Mozin, Sugeng, dan Candra Tirta Wijaya, menjabat sebagai wakil ketua umum.
 
Jabatan Sekretaris Jenderal diisi Ahmad Muhajir Sodrudin. Sementara posisi Bendahara Umum dipegang Beni Suharto. Selain pengurus sejumlah nama yang menjadi sorotan publik juga ada dalam deklarasi itu. Di antaranya Neno Warisman hingga Buni Yani.
 
Amien mengatakan pihaknya akan bekerja dan berjuang lewat partai itu untuk menegakkan keadilan. Ia menilai upaya perjuangan lewat jalur partai politik sudah sesuai dengan keyakinannya.
 
"Menegakkan kebajikan, memberantas kezaliman, dan menegakkan keadilan memerlukan kesabaran, ketekunan, dan ketangguhan," ungkapnya.
 
Selain itu ia meyakini mekanisme demokrasi di Indonesia sudah cukup untuk menjadi medium perjuangan partainya. Ia mengatakan tak akan menempuh jalan di luar resmi konstitusi negara.
 
"Kami yakin seluruh mekanisme demokrasi dan konstitusi lebih dari cukup untuk melakukan perbaikan kehidupan nasional. Kami tak perlu cara ekstra parlementer dan cara-cara ekstra konstitusional," ujarnya
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif