Ilustrasi. (Foto: ANTARA)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

Warga Banten Diimbau Waspada Dampak La Nina

Nasional cuaca ekstrem bencana alam fenomena alam
Hendrik Simorangkir • 16 Oktober 2020 15:53
Serang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG) Kelas I Serang, Banten, mengimbau masyarakat waspada pada fenomena La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik. Provinsi Banten disebut menjadi salah satu wilayah yang akan merasakan dampak fenomena alam tersebut.
 
"Jadi (fenomena Al Nino) bisa menyuplai uap air di Indoensia sehingga mempengaruhi curah hujan, bahkan BMKG memprediksi curah hujan meningkat 40 persen imbas La Nina," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tarjono, Jumat, 16 Oktober 2020.
 
Tarjono menuturkan pada Oktober fenomena La Nina sudah mulai memasuki wilayah Banten dan diprediksi berakhir pada Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:5 Penyusup Demo di Banjarmasin Positif Menggunakan Narkoba
 
"La Nina tidak terjadi setiap tahun, boleh dibilang jarang terjadi, paling dua hingga delapan tahun kemudian baru terjadi lagi," kata dia.
 
Tarjono menambahkan La Nina memengaruhi intensitasn bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Ia pun meminta semua pihak sigap dan waspada.
 
"Tapi jangan kemudian panik. Hindari berita-berita hoaks, kalau ada berita yang ragu silahkan konfirmasi ke BMKG terdekat," jelasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif