Denpasar: Sejumlah maskapai penerbangan mulai menutup mesin pesawat yang terparkir di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran abu vulkanik.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim menjelaskan penutupan mesin pesawat tersebut dilakukan masing-masing maskapai penerbangan.
Penutupan tersebut merupakan prosedur tetap yang dilakukan maskapai penerbangan dan staf darat maskapai atau "ground handling" saat wilayah udara suatu bandara dinyatakan tertutup. Penutupan dilakukan untuk menghindari sebaran partikel abu vulkanik.
Baca: Bandara I Gusti Ngurah Rai Ditutup
Arie menjelaskan ada sebanyak 24 pesawat udara baik maskapai nasional dan internasional yang tengah terparkir di apron selatan dan utara.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditutup sementara selama 24 jam karena terdampak sebaran abu vulkanik di wilayah udara bandara setempat.
Bandara ditutup mulai pukul 07.00 hingga pukul 07.00 WITA pada Selasa 28 November 2017. Penutupan berdasarkan "notice to airman" (notam) atau peringatan kepada
pelaku penerbangan bernomor A-4242/17.
Debu vulkanik telah menutup kawasan udara di bandara hingga menyentuh level dua dan secara visual debu vulkanik terlihat berupa debu tipis di bandara pada pukul 05.30 Wita.
Denpasar: Sejumlah maskapai penerbangan mulai menutup mesin pesawat yang terparkir di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran abu vulkanik.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim menjelaskan penutupan mesin pesawat tersebut dilakukan masing-masing maskapai penerbangan.
Penutupan tersebut merupakan prosedur tetap yang dilakukan maskapai penerbangan dan staf darat maskapai atau "ground handling" saat wilayah udara suatu bandara dinyatakan tertutup. Penutupan dilakukan untuk menghindari sebaran partikel abu vulkanik.
Baca: Bandara I Gusti Ngurah Rai Ditutup
Arie menjelaskan ada sebanyak 24 pesawat udara baik maskapai nasional dan internasional yang tengah terparkir di apron selatan dan utara.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditutup sementara selama 24 jam karena terdampak sebaran abu vulkanik di wilayah udara bandara setempat.
Bandara ditutup mulai pukul 07.00 hingga pukul 07.00 WITA pada Selasa 28 November 2017. Penutupan berdasarkan "notice to airman" (notam) atau peringatan kepada
pelaku penerbangan bernomor A-4242/17.
Debu vulkanik telah menutup kawasan udara di bandara hingga menyentuh level dua dan secara visual debu vulkanik terlihat berupa debu tipis di bandara pada pukul 05.30 Wita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)