Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil. Medcom.id/Roni Kurniawan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil. Medcom.id/Roni Kurniawan

Pemprov Jabar Salurkan BLT BBM dalam Bentuk Kupon

Roni Kurniawan • 20 September 2022 10:11
Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan skema kupon dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Bahkan kupon tersebut rencananya diperuntukkan bagi penerima BLT untuk dibelikan BBM bersubsidi.
 
Menurut Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, skema penyaluran BLT menggunakan kupon merupakan usulan dari DPRD Jabar usai disepakati total anggaran sebesar Rp100 miliar untuk BLT dan penanganan inflasi.
 
"Nah tapi kita lihat supaya tidak disalah belanjakan, DPRD (Jabar) menyarankan bentuknya itu adalah kupon. Kupon tunai untuk bensin untuk beli BBM karena tujuannya itu. khususnya untuk solar di di level nelayan," ujar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 20 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria yang akrab disapa Emil ini menuturkan, sistem kupon tersebut diberlakukan agar penerima BLT tepat sesuai sasaran dan kebutuhan. Terlebih adanya BLT tersebut merupakan dampak kenaikan BBM sehingga harus kembali digunakan untuk keperluan tersebut.
 
Baca: Kerap Terima Laporan BLT Dipotong, Ridwan Kamil Bentuk Tim

"Jangan sampai uangnya niatnya untuk subsidi BBM dipakai yang lain-lain kan, jadi akhirnya kita atur mekanismenya memang harus diperuntukan untuk subsidi bahan bakar," sahutnya.
 
Emil mengaku, kini Jabar tengah menghitung kembali warga yang akan BLT berupa kupon pembelian BBM. Pasalnya, lanjut Emil, verifikasi tersebut sebagai upaya agar tidak terjadi penerima ganda karena penyaluran BLT sudah dimulai sejak beberapa pekan lalu.
 
"Udah dihitung, nanti Pak  Sekda lebih hafal teknisnya ya, supaya tidak bentrok dengan yang sudah ada," cetusnya.
 
Penyaluran BLT berupa kupon tersebut nominalnya sama seperti bantuan yang tengah berlangsung diberikan kepada warga saat ini, yaitu sebesa Rp150 ribu perbulan mulai September hingga Desember.
 
Penyaluran kupon pun diberlakukan dua tahap, tahap pertama untuk September-Oktober sebesar Rp300 ribu, serta tahap kedua untuk November-Desember sebesar Rp300 ribu. Sehingga total bantuan berupa kupon sebesar Rp600 ribu.

 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif