Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Musi Banyuasin Zona Merah Penyebaran Covid-19

Nasional Virus Korona Pencegahan Covid-19 zona covid-19
Media Indonesia.com • 15 Oktober 2020 18:49
Palembang: Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan, ditetapkan sebagai zona merah penyebaran covid-19, Kamis, 15 Oktober 2020. Penetapan setelah meningkatnya kasus positif di wilayah itu.
 
Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex, membenarkan adanya status zona merah penyebaran covid-19 di daerahnya. Hal itu sesuai dengan pemetaan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 secara nasional.
 
Ia menjelaskan, ditetapkannya Muba menjadi zona merah dikarenakan setiap hari terus terjadi penambahan kasus baru. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh dua faktor. Pertama adanya pelonggaran kebijakan pemerintah pusat karena perekonomian harus bergerak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kedua, lonjakan ini disebabkan adanya screening dan tracking besar-besaran yang dilakukan Pemkab Muba. Jadi, kita sengaja mencari orang-orang yang terpapar covid-19 di Muba. Tujuannya jika terdapat (positif) dapat langsung dilokalisasi," jelas dia.
 
Baca juga:BPN Kudus Jadi Klaster Baru Covid-19
 
Di samping itu, Dodi Reza mengimbau agar masyarakat yang merasa terpapar covid-19 untuk segera melakukan tes usap. "Jadi jika ada satu orang yang terkonfirmasi postif, langsung kita screening dan tracking menyerluruh agar bisa ditangani," ungkapnya.
 
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin, Azmi Dariusmansyah, menambahkan lonjakan kasus positif covid-19 ini dikarenakan keaktifan pemkab mencari orang-orang yang diduga terpapar, agar dapat langsung ditindaklanjuti.
 
"Lonjakan kasus ini beda dengan dearah lain, karena kita melakukan tracking dan screening secara menyeluruh. Ini dilakukan sebagai antisipasi dan upaya menekan angka kematian," beber dia.
 
Azmi mengatakan, pihaknya lebih menghindari adanya penderita covid-19 yang tidak terdeteksi. "Komitmen kita tetap, mulai dari melakukan sosialisasi hingga penanganan. Kita juga melakukan penambahan sarana, prasarana, obat-obatan, dan sumber daya manusia," tegas dia. (Dwi Apriani)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif