ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Korban dan Pelaku Bullying di Tangsel Mendapat Pendampingan Hukum

Farhan Dwitama • 19 Mei 2022 19:11
Tangerang: Tim hukum Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan akan mendampingi proses hukum kasus perundungan yang dialami MZA, 16. MZA dirundung dengan delapan teman sebayanya pada Minggu malam, 15 Mei 2022.
 
"Tentunya proses hukum terhadap saksi korban MZA, akan terus kita dampingi termasuk proses trauma healing terhadap ananda," kata Tim hukum P2TP2A Tangsel, Tubagus Agung, Kamis, 19 Mei 2022.
 
Pendampingan juga akan diberikan kepada empat orang anak terduga pelaku atau berhadapan hukum (ABH). Agung mengatakan anak dalam perkara hukum mesti memperoleh hak-haknya sesuai sistem peradilan anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Anak ini diperhatikan secara undang-undang, baik kepentingan dan hak-hak anak sebagai ABH agar mendapat peradilan yang fair," terang Agung. 
 
Agung menuturkan keempat terduga pelaku melakukan penganiayaan. Perbuatan mereka terekam dalam kamera pengintau atau CCTV. 
 
Namun dia, belum berani menyebutkan apakah ke empat ABH itu patut diganjar pasal penganiayaan. Sebab, dia mengaku belum mengetahui usia dari ke empat anak terduga pelaku tersebut. 
 
Baca: Penganiayaan oleh Teman Sebaya Dipicu Kalah Main Gim
 
"Pasal yang dimungkinkan untuk dikenakan terhadap ABH adalah pasal 80 Undang-Undang 35 tahun 2014 tentang kekerasan terhadap anak. Dengan ancaman pidana paling lama 3,6 tahun. Kalau kita melihat dari dampak psikis atau lukanya, apakah ini termasuk luka berat atau bukan. Kalau termasuk luka berat yang dipakai adalah ayat selanjutnya," kata Agung. 
 
Bila empat ABH tersebut memenuhi syarat diversi maka dimungkinkan penegak hukum melakukan diversi. Sesuai sistem peradilan anak. 
 
"Syarat diversi dalam sistem undang undang peradilan anak adalah ancaman pidananya tidak lebih dari 7 tahun dan bukan pengulangan tindak pidana. Untuk pelaku kita menunggu kordinasi, kita akan dipanggil jika nanti akan ada diversi, jika diversi ini akan dilakukan terhadap ABH," tegas dia.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif