Ilustrasi PTM. (Medcom.id)
Ilustrasi PTM. (Medcom.id)

Pati Satu-satunya Daerah di Jateng yang Belum Gelar PTM

Nasional covid-19 jawa tengah SMK Pembelajaran Tatap Muka PTM Terbatas
Mustholih • 04 Januari 2022 14:55
Semarang: Kabupaten Pati, menjadi satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang sama sekali belum menggelar pendidikan tatap muka untuk jenjang SMK dan SMA. Bahkan, ketika sejumlah SMK dan SMK di beberapa daerah di Jawa Tengah menggelar PTM 100 persen, Pati masih berkukuh menyelenggarakan pendidikan secara daring.
 
"Pati belum ada PTM sama sekali. Informasinya pekan ketiga pada bulan ini baru akan melakukan PTM," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Suyanta, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 4 Januari 2022.
 
Namun, kata Suyanta, sebenarnya SMK dan SMA se-Kabupaten Pati sudah jauh-jauh hari menyatakan diri siap menggelar PTM. "Tapi PTM itu tergantung kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati. Kalau Bupati punya pertimbangan belum bisa menggelar PTM karena alasan kesehatan, diperbolehkan," ujar Suyanta menegaskan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Aksi Koboi Jalanan Todongkan Pistol di Pondok Aren, Polisi Turun Tangan
 
Menurut Suyanta, PTM terbatas 100 persen memang sudah berjalan di Jawa Tengah. Kebijakan itu mengacu pada surat keputusan bersama 4 Menteri yang menyatakan, antara lain, sekolah bisa menggelar PTM 100 persen apabila vaksinasi sudah mencakup 80 persen siswa dan tenaga pendidik.
 
"Jawa Tengah sudah memberlakukan PTM 100 persen," jelas Suyanta.
 
Namun, kata Suyanta, sebelum menggelar PTM 100 persen, sekolah harus memenuhi persyaratan yang diukur dengan 100 indikator. "Termasuk sarana dan prasarana, SOP, izin dari Pemerintah. Namun, memberi ruang ke orang tua untuk memilih PTM terbatas atau tidak, kalau tidak diberi izin, harus dilayani daring," ungkap Suyanta.
 
Selain itu, Suyanta menambahkan, sekolah juga harus mengatur sedemikian rupa kedatangan siswa agar tidak menimbulkan kerumunan. Durasi PTM pun maksimal berjalan selama 6 jam. "Berarti masih ada mata pelajaran yang daring. Kantin juga tidak boleh buka. Pelajaran praktek belum boleh, karena harus dalam kendali protokol Covid-19," jelas Suyanta.
 
Meski sudah membolehkan PTM 100 persen, Suyanta tidak semua sekolah sudah benar-benar 100 persen memberlakukan pendidikan tatap muka, seperti di Pati, Kudus, Rembang, Sragen, Wonogiri, dan Karanganyar. "Sekolah-sekolah di sana sudah PTM tapi belum 100 persen," tegas Suyanta.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif