Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Residivis Pelecehan Seksual di Banda Aceh Perkosa Anak di Bawah Umur

Fajri Fatmawati • 25 Mei 2022 22:02
Banda Aceh: Personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang pria paruh baya atas dugaan memperkosa anak di bawah umur. Pelaku merupakan residivis kasus yang sama dan baru bebas dari LP Kelas II A Banda Aceh.
 
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol M Ryan Citra Yudha, mengatakan, penangkapan terhadap pelaku yang berinisial NAS, 56, warga di Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh tersebut di salah satu warung di Banda Aceh.
 
"Pelaku ditangkap oleh Personel Unit PPA saat sedang bekerja di salah satu warung di jalan AMD Banda Aceh," kata Ryan, Rabu, 25 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ryan menerangkan, penangkapan terhadap NAS tanpa perlawanan karena pelaku mengakui telah memerkosan korban. 
 
"Ironisnya pelaku di Juni tahun 2016 ditangkap atas kasus yang sama yaitu pencabulan terhadap anak di bawah umur dan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jantho, pelaku divonis 10 tahun 3 bulan," ujarnya.
 
Baca: Pengasuh Ponpes di Lumajang Diduga Cabuli 3 Santriwati
 
Setelah menjalani hukuman serta pemotongan masa hukuman atau remisi pada Agustus 2021, pelaku bebas dari Lapas Kelas II A Banda Aceh di Lambaro, Kabupaten Aceh Besar. Namun, pada awal Maret 2022, NAS kembali melakukan pidana serupa.
 
"Awalnya pelaku NAS bertemu dengan korban yang sedang memotong ambal yang tidak digunakan lagi di samping rumah korban. Kemudian pelaku menawarkan kepada korban untuk membantunya. Karena keadaan sepi, maka terjadilah kejahatan tersebut," ungkapnya.
 
Atas perbuatannya, NAS dipersangkakan telah melakukan tindak pidana pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 50 Jo pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat pada awal Maret 2022 di kawasan Lueng Bata, Banda Aceh.
 
"Kini, NAS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam disel tahanan Polresta Banda Aceh," jelasnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif