Konferensi pers kasus ekspor minyak goreng ilegal.
Konferensi pers kasus ekspor minyak goreng ilegal.

Ekspor Ilegal 162 Ribu Liter Minyak Goreng Digagalkan

Nasional polri Ekspor bea dan cukai minyak goreng Minyak Goreng Curah
Amaluddin • 12 Mei 2022 19:33
Surabaya: Sebanyak 162.642 liter atau 121.975 ton minyak goreng di Surabaya berhasil digagalkan Satgas Pangan Bareskrim Polri bersama Polda Jatim dan Bea Cukai. Ribuan karton minyak goreng yang dimuat dalam delapan kontainer itu hendak diekspor ke luar negeri.
 
"Total barang bukti sebanyak 162.642 liter atau 121.975 ton. Kalau dirupiahkan nilainya mencapai Rp3,7 miliar," kata Kasatreskrim Polres Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana, dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Maret 2022.
 
Arief mengatakan ribuan karton minyak goreng itu rencananya akan diekspor ke Timor Leste. Minyak goreng itu telah dimuat dalam delapan kontainer, yang terdiri dari tiga merk, yaitu Tropical, Tropis, dan Linsea.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rinciannya, sebanyak 7.401 karton merk Linsea, 2.833 merk Tropis dan 44 karton merk Tropical," ujarnya. 
 
Kasus ini terungkap saat petugas Polres Tanjung Perak Surabaya mendapat informasi adanya kontainer bermuatan minyak goreng yang hendak diekspor. Petugas mendatangi lokasi di Depo Meratus di Jalan Tambak Langon Surabaya, untuk membuktikan informasi tersebut. 
 
Baca: Hendak Kirim 8 Kontainer Minyak Goreng ke Timor Leste, 2 Orang Ditangkap
 
"Kami selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap lima kontainer lainnya, yang ternyata juga berisi minyak goreng. Kemudian lima orang saksi-saksi yang diperiksa menyebut minyak goreng itu akan dikirim ke Timor Leste," katanya.
 
Arief menyebut ada dua tersangka dalam kasus tersebut, yaitu berinisial E berperan penyedia dokumen dan R berperan sebagai pembeli yang hendak menjual ke Timor Leste. 
 
Atas perbuatanya, E dan R disangkakan Pasal 52 Jo 112 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2015 tentang Perdagangan. Keduanya juga melanggar Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Barang yang dilarang dijual, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif