Jalur mudik di wilayah Lampung akan dilengkapi dengan penempatan penembak jitu untuk antisipasi tindak kriminalitas. (Ilustrasi/Lampost)
Jalur mudik di wilayah Lampung akan dilengkapi dengan penempatan penembak jitu untuk antisipasi tindak kriminalitas. (Ilustrasi/Lampost)

Polda Lampung Siapkan Penembak Jitu di Jalur Mudik Rawan Begal

Nasional Mudik Lebaran kriminalitas jalanan begal Bandar Lampung Mudik Lebaran 2022
Lampost • 19 April 2022 07:54
Lampung: Kementerian Perhubungan memprediksi arus mudik tahun ini melonjak tajam. Mengantisipasi hal ini, Polda Lampung bersiap mengamankan jalur mudik dari gangguan pembegal dengan menyebar penembak jitu.
 
“Kami akan sebar para penembak jitu di sepanjang jalur mudik. Tujuh Polres dari tujuh daerah perlintasan jalur mudik juga akan mendirikan posko-posko antibegal,” ujar Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno di Lampung, Selasa, 19 April 2022.
 
Untuk meredam aksi kriminalitas cenderung meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, pihaknya juga akan menggelar apel bersama seluruh Tekab 308 dari setiap polres di Lampung. Ia memastikan jajarannya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas kepada para begal yang meresahkan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia memprediksi awal Ramadan tahun ini angka kriminalitas meningkat, terlebih kondisi ekonomi saat ini tengah sulit. Berdasarkan catatan, dua pekan terakhir di Bandar Lampung, misalnya, terjadi belasan aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
 
Teranyar, kawanan pencuri di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, membawa kabur pikap milik Sayuti Umar, 60, Senin dini hari tadi. Sehari sebelumnya, pada siang hari pelaku curanmor beraksi dan menggondol Kawasaki Ninja milik Koko Sugiarto, 45, warga Kemiling, Bandar Lampung.
 
Baca: Ridwan Kamil Minta Masyarakat Lapor ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik
 
Sosiolog Universitas Lampung (Unila) Bartoven Vivit menilai tuntutan ekonomi, terutama menjelang hari raya, dapat memicu aksi kejahatan kian marak, termasuk di Lampung. “Terkadang impitan situasi ekonomi memicu seseorang bertindak nekat mencuri atau membegal,” kata dia.
 
Ia menjelaskan ada pula sebagian pelaku yang memang menjadikan aksi kejahatan seperti curanmor atau membegal sebagai kebiasaan atau pekerjaan tetap. Mereka ini selain bermodal keberanian, juga keterampilan khusus, bahkan memang memiliki relasi yang kuat untuk menciptakan sindikat.
 
Pada bagian lain, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) SugengImam Santoso meminta Polda Lampung memberi perhatian khusus atas maraknya aksi begal atau curanmor. Ia menyarankan adanya peningkatan pengawasan atau patroli, terutama di daerah?daerah rawan kejahatan.
 
“Kapolda Lampung harus mem?berikan perhatian khusus pada daerah dengan angka kriminalitas
cukup tinggi, semisal di Bandar Lampung. Jika perlu instruksikan kepada jajaran di lapangan untuk mengambil tindakan tembak di tempat saat situasi sudah benar-benar meresahkan,” kata dia.
 
Menanggapi hal itu, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menyatakan siap menjalankan instruksi Kapolda Lampung untuk menekan angka kejahatan jalanan jelang mudik dan Lebaran.
 
“Tindak tegas akan diberlakukan kepada para pelaku kejahatan jalan,” ujarnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif