Ilustrasi parkir/MI/Arya Manggala.
Ilustrasi parkir/MI/Arya Manggala.

Tarif Parkir di Beberapa Lokasi Banda Aceh Naik 100%

Fajri Fatmawati • 07 Februari 2022 20:30
Banda Aceh: Tarif parkir di beberapa lokasi di Kota Banda Aceh naik 100%. Tarif retribusi parkir pada area padat lalu lintas untuk kendaraan roda dua sebesar Rp2.000 dan roda empat Rp4.000.
 
Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Banda Aceh, Mahdani, mengatakan kenaikan tarif parkir di lokasi padat lalu lintas tersebut berlaku sejak 1 Februari 2022.
 
"Tarif baru retribusi parkir naik 100 persen pada lokasi tertentu menjadi Rp2.000 untuk roda dua dan Rp4.000 roda empat per sekali parkir, itu berlaku di area parkir yang padat lalu lintas," kata Mahdani, Senin, 7 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kota Tangerang Kembali Terapkan PPKM Level 3
 
Mahdani membeberkan beberapa lokasi yang diberlakukan tarif parkir baru tersebut yakni di Jalan Pelabuhan Ulee Lheue-Gampong Jawa dan di Jalan Diponegoro (depan Pasar Aceh).
 
"Penetapan tarif baru ini sesuai dengan Qanun No 3 Tahun 2021 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir. Sebelum diberlakukan sudah kita sosialisasikan dulu seperti memasang spanduk tarif baru untuk parkir di beberapa lokasi," jelasnya.
 
Namun Mahdani menjelaskan pada lokasi umum lainnya tarif parkir masih seperti biasanya yaitu Rp1.000 untuk roda dua dan Rp2.000 untuk roda empat per sekali parkir.
 
"Bagi warga yang memarkirkan kendaraannya di area padat lalu lintas itu diharap meminta karcis parkir pada juru parkir, dan pihak Dishub juga akan melakukan pengawasan terhadap juru parkir dalam melakukan pengutipan retribusi parkir," ungkap Mahdani.
 
Sebelumnya Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, telah memerintahkan Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan untuk memfungsikan pembangunan kawasan parkir di jalan T Nyak Makam dan Mr Moch Hasan dengan maksimal guna memenuhi capaian PAD Kota Banda Aceh dari sektor perparkiran sebesar Rp10,1 miliar.
 
Penerapan tarif progresif dapat diberlakukan pada kawasan tertentu saja seperti pada Kawasan CBD (Central Business District) dan kawasan parkir khusus dengan tujuan untuk mengatasi kepadatan dan mengurangi kemacetan lalu lintas.
 
"Di mana selama ini kendaraan yang terparkir dari pagi sampai dengan sore hari, sehingga pengguna jasa parkir lainnya dapat menempati lokasi parkir dan perputaran siklus perparkiran dapat terjadi dengan diterapkan tarif progresif tersebut," ungkap Aminullah.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif