Ilustrasi--Udang jerbung, komoditas udang di Indonesia. ANTARA/HO-Dok KKP
Ilustrasi--Udang jerbung, komoditas udang di Indonesia. ANTARA/HO-Dok KKP

Sektor Perikanan di Aceh Timur Rugi Rp12 Miliar Akibat Banjir

Antara • 16 Januari 2022 06:51
Banda Aceh: Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Aceh Timur, Aceh, mencatat kerugian sektor perikanan budi daya akibat banjir di daerah itu mencapai Rp12 miliar. 
 
"Kerugian banjir sektor perikanan selama sepekan mencapai Rp12 miliar. Data ini kami laporkan ke BPBD Aceh Timur untuk diteruskan ke BNPB di Jakarta," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Timur Cut Ida Mariya, Sabtu, 15 Januari 2022.
 
Cut Ida Mariya mengatakan Kabupaten Aceh Timur memiliki luas tambak perikanan budi daya mencapai 18.791 hektare. Dari jumlah tersebut, yang terdampak banjir dengan luas 1.954,70 hektare.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cut Ida Mariya mengatakan tambak terdampak banjir tersebut tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. Di antararnya Kecamatan Julok, Sungai Raya, Rantau Seulamat, Pereulak Barat, dan Pereulak.
 
Baca juga: Bupati Cianjur Minta Pengawasan Jalur Selatan Ditingkatkan
 
Sedangkan komoditas perikanan yang terdampak banjir terdiri udang vaname, bandeng, nila, salin, dan kakap.
 
"Dampak bencana banjir akhir tahun ini telah mengakibatkan banyak tambak masyarakat, terutama budi daya perikanan mengalami kerusakan, sehingga gagal panen," kata dia.
 
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Hasballah meminta instansi terkait melaporkan data kerusakan akibat banjir, termasuk sektor perikanan. Hal ini penting untuk upaya membantu masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut
 
"Kepala OPD segera update data terbaru apa pun bentuk kerusakan infrastruktur yang rusak. Ini harus segera dilaksanakan agar pemerintah pusat dapat mengetahui apa kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana," kata Hasballah.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif