Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dwi Ariwibowo, saat merilis penangkapan anggota dewan terpilih Kota Makassar, di Mapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 20 Agustus 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dwi Ariwibowo, saat merilis penangkapan anggota dewan terpilih Kota Makassar, di Mapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 20 Agustus 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.

Anggota Terpilih DPRD Makassar yang Ditangkap Kasus Sabu dari PPP

Nasional narkoba pileg pemilu serentak 2019
Muhammad Syawaluddin • 20 Agustus 2019 18:32
Makassar: Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar akhirnya membuka identitas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar terpilih yang terlibat narkoba. Dia adalah RT dari Partai Persatuan Pembangunan.
 
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dwi Ariwobowo, mengatakan bahwa RT ditangkap oleh tim Elang dari Satuan Reserse Narkoba di rumahnya Selasa 20 Agustus 2019 dini hari saat sedang mengonsumsi barang haram tersebut.
 
"Dia diamankan di rumahnya Jalan Barukang Raya, Kecamatan Ujung Tanah," kata Dwi Ariwobowo, saat merilis kasus tersebut di Mapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 20 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Anggota Terpilih DPRD Makassar Ditangkap karena Sabu
 
Dwi mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim Satresnarkoba Polrestabes Makassar menyelidiki dan mengumpulkan informasi sehingga berhasil menangkap tersangka. Dia ditangkap seorang diri di dalam kamar.
 
Setelah digelandang ke Mapolrestabes Makassar, RT yang diketahui merupakan Ketua Angkatan Muda Kakbah (AMK) Sulawesi Selatan tersebut saat dites urine, positif zat terlarang. RT mengaku telah mengonsumsi barang haram itu sudah enam bulan.
 
"Hasil tes urine positif," kata Dwi Ariwibowo.
 
Dari penangkapan RT, polisi menyita barang bukti seperti sabu dan dua linting tembakau sintetik atau gorilla.
 
Saat ini RT berada di sel tahanan Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dia diancam pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.
 

 


 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif