Bandar Lampung: Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih memburu satu pelaku berinisial H pada sindikat pencurian materai milik PT Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung.
Saat ini polisi menangkap dua pelaku sindikat pencurian materai yakni pelaku utama FR, 21, kemudian BR, 27, sebagai penerima dan menjual materai hasil curian.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan peran pelaku inisial H yakni turut serta melakukan kejahatan atau membantu pelaku utama.
Ia menambahkan, pihak penyidik masih mendalami keterangan pelaku utama, mengenai adakah kemungkinan pelaku lainnya yang terlibat dalam sindikat pencurian materai tersebut.
"Masih diperdalam lagi keterangan pelaku utama. Keterangan pelaku cuma baru keterangan, belum dikembangkan," kata Dennis di Bandar Lampung, Minggu, 7 Agustus 2022.
Diketahui, pencurian materai sejumlah 150.000 lembar. Seorang sopir ekspedisi inisial A (saksi) mengajak FR menjadi kernet.
Di dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandar Lampung, F yang mengetahui mereka membawa ratusan ribu materai milik kantor Pos Bandar Lampung menguhungi pelaku H yang masih dalam pengejaran.
"F dan H merencakan mengambil materai 10 ribu yang sedang dibawa mereka," katanya.
Sesampai di pool Damri, barang yang dibawa ekspedisi mampir untuk dibongkar. Sementara dua pelaku F dan H sudah menunggu untuk mengambil materai tersebut.
Bandar Lampung: Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih memburu satu pelaku berinisial H pada sindikat pencurian materai milik
PT Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung.
Saat ini polisi menangkap dua pelaku sindikat pencurian materai yakni pelaku utama FR, 21, kemudian BR, 27, sebagai penerima dan menjual
materai hasil curian.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan peran pelaku inisial H yakni turut serta melakukan kejahatan atau membantu pelaku utama.
Ia menambahkan, pihak penyidik masih mendalami keterangan pelaku utama, mengenai adakah kemungkinan pelaku lainnya yang terlibat dalam sindikat
pencurian materai tersebut.
"Masih diperdalam lagi keterangan pelaku utama. Keterangan pelaku cuma baru keterangan, belum dikembangkan," kata Dennis di Bandar Lampung, Minggu, 7 Agustus 2022.
Diketahui, pencurian materai sejumlah 150.000 lembar. Seorang sopir ekspedisi inisial A (saksi) mengajak FR menjadi kernet.
Di dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandar Lampung, F yang mengetahui mereka membawa ratusan ribu materai milik kantor Pos Bandar Lampung menguhungi pelaku H yang masih dalam pengejaran.
"F dan H merencakan mengambil materai 10 ribu yang sedang dibawa mereka," katanya.
Sesampai di pool Damri, barang yang dibawa ekspedisi mampir untuk dibongkar. Sementara dua pelaku F dan H sudah menunggu untuk mengambil materai tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)