Rumah warga Kampar di rusak gajah liar. (Foto:Antara/HO-diskominfotik Riau).
Rumah warga Kampar di rusak gajah liar. (Foto:Antara/HO-diskominfotik Riau).

Konflik Gajah vs Manusia di Kampar, 3 Rumah Hancur

Antara • 03 Februari 2022 12:04
Pekanbaru: Sebanyak tiga unit rumah warga di Desa Kota Garo, Dusun 4 Plambayan RT 03811111/RW 008, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau dirusak kawanan gajah liar, Selasa, 1 Februari 2022.
 
Amukan gajah ini pun dilihat langsung salah satu pemilik rumah yakni Yono. Ia mengungkapkan peristiwa serangan gajah terjadi pada Selasa malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Dua ekor gajah merusak rumahnya dan rumah tetangga bernama Yanto.
 
Namun ia memperkirakan jumlah gajah yang mendekati permukiman lebih banyak. Hal itu ditandai dari beberapa jejak tapak gajah dari berbagai ukuran di lokasi kejadian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada sekitar dua ekor, ukurannya besar-besar," ujar Yono.
 
Baca juga: Guru-Siswa Terpapar Covid-19, 10 SMA di Depok Ditutup
 
Selain rumahnya, rumah Yanto dan Panggabean juga ikut menjadi sasaran dengan kerusakan yang hampir sama.
 
Selain merusak rumah, kawanan gajah juga merusak peralatan rumah tangga sehingga tidak lagi bisa digunakan.
 
Yono menceritakan, awal melihat langsung gajah tersebut, karena mencurigai maling masuk ke rumah tetangganya setelah mendengar suara gaduh dari sebelah.
 
"Saya kira maling, makanya saya datangi rumah di sebelah. Ternyata gajah sedang mengamuk," kata Yono.
 
Sebelumnya, lanjut Yono, kawanan gajah tersebut tidak seganas saat serangan. Sebab saat ia bertemu beberapa waktu lalu, kawanan gajah tidak mengusik dan hanya terlihat memakan buah jengkol.
 
"Tadi malam itu mereka begitu ganas, makanya istri saya yang sedang masak langsung mengevakuasi diri," tutur Yono.
 
Yono menambahkan untuk sementara waktu mereka mengungsi ke tempat lain sembari memperbaiki rumahnya. Ia pun berharap pihak terkait segera mengambil tindakan karena takut mengalami peristiwa seperti di Minas, Siak.
 
"Kami harap petugas segera mengambil tindakan karena takut mati diinjak-injak, seperti berita yang saya lihat di televisi," harap Yono.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif