Boy William, usai diperiksa kasus pembobolan kartu kredit di Ditreskrimsus Polda Jatim, Surabaya, Rabu, 22 Juli 2020. (Medcom.id/Amal)
Boy William, usai diperiksa kasus pembobolan kartu kredit di Ditreskrimsus Polda Jatim, Surabaya, Rabu, 22 Juli 2020. (Medcom.id/Amal)

Boy William Dicecar 30 Pertanyaan oleh Polisi

Nasional hacker boy william
Amaluddin • 22 Juli 2020 15:39
Surabaya: Artis Boy William menjalani pemeriksaan selama lima jam, sejak pukul 07.30 WIB hingga 12.30 WIB, Selasa, 22 Juli 2020. Boy mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik terkait kasus pembobol kartu kredit atau carding.
 
"Lumayan banyak tadi pertanyaannya, ada sekitar 30-an," kata Boy, usai diperiksa di Ditreskrimsus Polda Jatim, Surabaya, Rabu, 22 Juli 2020.
 
Boy mengaku, diperiksa sebagai saksi, karena pernah satu kali mendapat endorse tiket pesawat melalui akun Instagram tiketkekinian. Boy mengungkap, mendapat tiket gratis pulang pergi Indonesia-Eropa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau nominalnya aku kurang tahu, tapi benar aku menerima tiket jasa pulang pergi Indonesia-Eropa. Tapi semuanya sudah aman dan sudah diberesin sama teman-teman di sini, dan kita di sini sudah datang sebagai saksi," terang Boy.
 
Baca:Boy William Diperiksa Terkait Kasus Pembobolan Kartu Kredit
 
Boy mengungkap, tidak mengenal empat tersangka kasus pembobolan kartu kredit tersebut. Ia hanya kenal dengan dua orang berinisial S dan M, saat membahas endorse tiket itu. "
 
"Saya cuma kenal sama dua inisial S dan M, dan itu pun setelah ketemuan untuk membuat deal endorse ini. Mereka memberi saya jasa untuk terbang. Dari situ kita meeting dan kita kenal dari situ aja," ujarnya.
 
Kedepannya, Boy mengaku akan lebih selektif menerima endorse. Sebab dirinya adalah publik figur yang memiliki banyak penggemar.
 
"Karena kita harus sadari kalau punya followers yang cukup luas. Saya tidak mau followers saya ikut terjebak dalam hal itu," terangnya.
 
Sebelumnya, polisi telah memeriksa sejumlah artis dan selebgram yang menjadi endorse akun tiketkekinian. Di antaranya Karin Novilda alias Awkarin, Gisella Anastasia, Tyas Mirasih, Ruth Stefanie, hingga Sarah Gibson.
 
Akun tersebut menjual promo tiket yang didapatkannya dengan cara membobol kartu kredit 500-an warga Jepang. Polda Jatim telah meringkus empat tersangka pembobolan kartu kredit atau carding, yakni SG, FD, MR, dan MK.
 
Untuk tersangka SG dan FD, merupakan pemilik agen travel yang menjualkan tiket maskapai penerbangan dan hotel. Sedangkan tersangka MR, merupakan orang yang bertugas melakukan carding.
 
Keempat tersangka itu dijerat Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1) UU Informasi Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP, dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda Rp5 miliar.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif