Ilustrasi--Pekerja tengah mengerjakan proyek pelebaran Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. (Foto: MI/Bary Fathahillah)
Ilustrasi--Pekerja tengah mengerjakan proyek pelebaran Jalan Raya Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. (Foto: MI/Bary Fathahillah)

Pembangunan Jalur Puncak 2 Segera Terealisasi

Nasional Penataan Kawasan Puncak
Benny Bastiandi • 10 Februari 2020 17:51
Bogor: Rencana pembangunan jalur Puncak 2 yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, segera terealisasi. Konstruksi pembangunan jalan akan dimulai tahun ini.
 
Pelaksana Tugas Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku terus berkoordinasi dengan Pemkab Bogor menindaklanjuti pembangunan megaproyek jalur Puncak 2.
 
"Kami menginginkan target pembangunannya bisa selesai tahun depan. Kalau tahun sekarang bisa dilakukan, bisa selesai dalam waktu dua tahun," kata Herman, Senin, 10 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembangunan jalur Puncak 2 merupakan proyek Pemerintah Provinsi Jabar dan pemerintah pusat. Sedangkan Pemkab Cianjur ditugasi melakukan pembebasan lahan untuk mendukung percepatan pembangunan.
 
Herman mengatakan sudah membuka komunikasi dengan pemegang hak guna usaha perkebunan Ciseureuh di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas. Sudah ada lampu hijau dari pihak tersebut untuk menghibahkan tanahnya mendukung pembangunan jalur Puncak 2.
 
"Pihak perkebunan Ciseureuh menyanggupi memberikan tanahnya seluas 30 meter," tutur Herman.
 
Sementara itu, Pemkab Cianjur baru membebaskan lahan sekitar 12,5 meter. Rinciannya, untuk badan jalan baru 10 meter dan bahu jalan selebar 2,5 meter.
 
"Jadi efektifnya butuh sekitar 15 meter lagi," jelasnya.
 
Pemkab Cianjur juga mengalokasikan pagu anggaran pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sekitar Rp65 miliar. Targetnya, peningkatan kualitas infrastruktur jalan rata-rata sebesar lima persen.
 
Di sisi lain, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cianjur, Yedi Indraguna, menambahkan panjang jalan kabupaten yang dikelola Pemkab Cianjur mencapai 1.268 kilometer. Hingga akhir 2019, tingkat kemantapan ruas infrastruktur jalan sudah mencapai 62 persen atau 768,16 kilometer.
 
"Jalan mantap hingga akhir 2019 ditargetkan mencapai 60 persen. Tapi realisasinya, hingga akhir tahun lalu mencapai 62 persen. Alhamdulillah melampaui target," kata Yedi.
 
Dengan alokasi anggaran infrastruktur jalan sebesar Rp65.806.893.000, Pemkab Cianjur menargetkan tahun ini tingkat kemantapan jalan bisa mencapai 65 persen. Berkaca tahun lalu, Yedi optimistis target tersebut bisa tercapai.
 
"Insyaallah akan tercapai. Belum lagi kan nanti ada bantuan seperti dari banprov (bantuan provinsi) dan dari DAK (dana alokasi khusus)," jelasnya.
 

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif