Palembang: Presiden Joko Widodo menyumbang seekor sapi jenis Limosin yang berasal dari Perancis dengan berat 1,168 ton di Kota Palembang, Sumatra Selatan. Sapi tersebut nantinya akan disumbangkan di Masjid Agung Palembang pada hari raya Idul Adha 31 Juli 2020.
Pemilik peternakan hewan di Kecamatan Sako, Kota Palembang, Idil Fitriansyah, mengatakan sebelumnya Presiden Jokowi telah memilih dua kandidat sapi untuk dikurbankan yakni sapi jenis Simental dengan bobot 1,169 ton dan Limosin bobot mencapai 1,168 ton.
Namun pada 25 Juli 2020 Presiden Jokowi memutuskan untik memilih sapi berjenis Limosin.
"Usia sapi jenis Limosin itu empat tahun. Untuk harganya sama saja dengan sapi Simental yakni Rp 85 juta per ekor," kata Idil, Minggu, 26 Juli 2020.
Baca: Kasus Covid-19 di Batam Masih Mungkin Meningkat
Idil menjelaskan sapi yang dipesan oleh Presiden Jokowi itu berbeda dibandingkan pada tahun lalu yakni jenis Ongole dari India. Menurutnya sapi Limosin itu memiliki tekstur daging yang lebih empuk dibandingkan jenis Ongole.
"Sapi Limosin itu bukan didatangkan dari luar negeri tetapi sudah dibeli sejak masih kecil dan dibesarkan di peternakan saya," jelasnya.
Sementara Kasi Kesehatan Hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Iskandar, mengatakan pihaknya memastikan calon sapi yang disumbangkan Presiden Jokowi memiliki kualitas yang baik serta terhindar dari penyakit.
Menurutnya pihaknya sudah tiga kali melakikan pemeriksaan sapi Limosin tersebut baik dari sisi pakannya, obat cacing, dan pengukuran suhu tubuh sapi menggunakan Thermal Gun.
"Kondisi suhu tubuh sapi Limosin itu 38,5 derajat atau rata-rata suhu normal sapi. Selama ini kondisi sapinya dalam kondisinya sapi sehat," ujarnya.
Palembang: Presiden Joko Widodo menyumbang seekor sapi jenis Limosin yang berasal dari Perancis dengan berat 1,168 ton di Kota Palembang, Sumatra Selatan. Sapi tersebut nantinya akan disumbangkan di Masjid Agung Palembang pada hari raya Idul Adha 31 Juli 2020.
Pemilik peternakan hewan di Kecamatan Sako, Kota Palembang, Idil Fitriansyah, mengatakan sebelumnya Presiden Jokowi telah memilih dua kandidat sapi untuk dikurbankan yakni sapi jenis Simental dengan bobot 1,169 ton dan Limosin bobot mencapai 1,168 ton.
Namun pada 25 Juli 2020 Presiden Jokowi memutuskan untik memilih sapi berjenis Limosin.
"Usia sapi jenis Limosin itu empat tahun. Untuk harganya sama saja dengan sapi Simental yakni Rp 85 juta per ekor," kata Idil, Minggu, 26 Juli 2020.
Baca:
Kasus Covid-19 di Batam Masih Mungkin Meningkat
Idil menjelaskan sapi yang dipesan oleh Presiden Jokowi itu berbeda dibandingkan pada tahun lalu yakni jenis Ongole dari India. Menurutnya sapi Limosin itu memiliki tekstur daging yang lebih empuk dibandingkan jenis Ongole.
"Sapi Limosin itu bukan didatangkan dari luar negeri tetapi sudah dibeli sejak masih kecil dan dibesarkan di peternakan saya," jelasnya.
Sementara Kasi Kesehatan Hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Iskandar, mengatakan pihaknya memastikan calon sapi yang disumbangkan Presiden Jokowi memiliki kualitas yang baik serta terhindar dari penyakit.
Menurutnya pihaknya sudah tiga kali melakikan pemeriksaan sapi Limosin tersebut baik dari sisi pakannya, obat cacing, dan pengukuran suhu tubuh sapi menggunakan Thermal Gun.
"Kondisi suhu tubuh sapi Limosin itu 38,5 derajat atau rata-rata suhu normal sapi. Selama ini kondisi sapinya dalam kondisinya sapi sehat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)