Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat melakukan peninjauan di Pospol Ndeotadi 99 Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai. (Foto: Metro TV/Ricardo Hutahaen)
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat melakukan peninjauan di Pospol Ndeotadi 99 Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai. (Foto: Metro TV/Ricardo Hutahaen)

Perampas Senjata Polisi di Paniai Warga Setempat

Nasional senjata api penyerangan polisi
Roylinus Ratumakin • 19 Mei 2020 15:57
Jayapura: Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw, mengatakan, perampas tiga pucuk senjata milik anggota Pospol Ndeotadi 99 Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, adalah warga setempat. Kediaman pelaku bahkan hanya beberapa meter dari Pospol.
 
‘’Dari keterangan warga, pelaku dan keluarganya sejak kecil sudah tinggal di situ, hubungan mereka dengan anggota Pospol juga baik, bergaul seperti biasa. Sehingga perlu diselidiki lebih jauh apakah ada persoalan individual atau latar belakang sampai ada penganiayaan dan perampasan senjata,’’ kata Waterpauw, Selasa, 19 Mei 2020.
 
Ia pun sengaja langsung mendatangi kediaman perampas tersebut bersama Pangdam XVII/Cenderawasih. Waterpauw berharap upayanya menyelidiki insiden perampasan senjata itu didukung oleh masyarakat setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


‘’Kami berharap tokoh-tokoh adat, kepala desa, dan tokoh-tokoh yang berpengaruh dapat menyampaikan kepada yang bersangkutan dan keluarganya agar barang milik Polri dan TNI yaitu tiga pucuk senjata agar dikembalikan,’’ ungkapnya.
 
Baca juga:OTK Serang Satu Anggota Polisi dan Rampas Empat Senjata Api
 
Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, menambahkan, akan mengambil langkah-langkah bersama masyarakat untuk menjaga situasi di tempat itu tetap aman.
 
‘’Kami datang melihat situasi yang terjadi. Memberikan motivasi kepada masyarakat untuk menjaga keamanan agar aktivitas warga kembali seperti biasa,’’ kata dia,
 
Selain meminta bantuan tokoh-tokoh adat, kepala desa, ia bersama Waterpauw juga akan membicarakan upaya pengambilan senjata dengan Bupati Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya.
 
‘’Kita akan bicara bagaimana agar persoalan ini bisa segera diselesaikan dengan baik, dalam arti kami memerlukan agar senjata dirampas bisa dikembalikan atau pelaku bisa menyerahkan diri,’’ pungkasnya.
 
Baca juga:Tak Ada Pelonggaran PSBB di Kota Bogor
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif