Temanggung: Pemerintah Kabupaten Temanggung menunda pelaksanaan tes usap covid-19 kepada para guru dan tenaga kependidikan. Lantaran sejumlah laboratorium di Jawa Tengah penuh atau berlebihan sampel untuk diperiksa.
"Semua laboratorium di Jawa Tengah saat ini over load, sehingga kalau dipaksakan sekarang maka menunggu hasilnya terlalu lama, maka lebih baik kita tunda," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Khabib Mualim di Temanggung, Jawa Tengah, melansir Media Indonesia, Rabu, 23 Desember 2020.
Selain itu, katanya, ada surat edaran Gubernur Jateng untuk menunda pembelajaran tatap muka hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sehingga pelaksanaan swab tes untuk guru pun ditunda.
"Kami menunggu instruksi dari gubernur supaya nanti kita sesuaikan di daerah," lanjutnya.
Baca: Daerah Tujuan Wisata di Malang Ditutup saat Akhir Tahun
Ia menyampaikan penundaan tersebut, khusus bagi para guru dan tenaga kependidikan, sedangkan tes usap bagi para kontak erat maupun suspek tetap jalan. Pun dengan swab tes untuk guru yang telah dijadwalkan pada pekan ini.
"Sedangkan yang belum terjadwal minggu ini kami tunda pelaksanaannya," jelas Khabib.
Dia menjelaskan dari sekitar 9.000 guru dan tenaga kependidikan yang harus melakukan tes usap di Kabupaten Temanggung. Hingga kini yang melakukan tes usap sekitar 1.000 hingga 1.200 orang.
Ia menyebutkan dari sejumlah guru yang sudah menjalani tes usap dan sudah keluar hasilnya, kurang dari 15 orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Jumlah tersebut masih dinamis dan kemungkinan bisa bertambah.
Temanggung: Pemerintah Kabupaten Temanggung menunda pelaksanaan tes usap
covid-19 kepada para guru dan tenaga kependidikan. Lantaran sejumlah laboratorium di Jawa Tengah penuh atau berlebihan sampel untuk diperiksa.
"Semua laboratorium di Jawa Tengah saat ini over load, sehingga kalau dipaksakan sekarang maka menunggu hasilnya terlalu lama, maka lebih baik kita tunda," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Khabib Mualim di Temanggung, Jawa Tengah, melansir Media Indonesia, Rabu, 23 Desember 2020.
Selain itu, katanya, ada surat edaran Gubernur Jateng untuk menunda pembelajaran tatap muka hingga batas waktu yang belum ditentukan. Sehingga pelaksanaan swab tes untuk guru pun ditunda.
"Kami menunggu instruksi dari gubernur supaya nanti kita sesuaikan di daerah," lanjutnya.
Baca: Daerah Tujuan Wisata di Malang Ditutup saat Akhir Tahun
Ia menyampaikan penundaan tersebut, khusus bagi para guru dan tenaga kependidikan, sedangkan tes usap bagi para kontak erat maupun suspek tetap jalan. Pun dengan swab tes untuk guru yang telah dijadwalkan pada pekan ini.
"Sedangkan yang belum terjadwal minggu ini kami tunda pelaksanaannya," jelas Khabib.
Dia menjelaskan dari sekitar 9.000 guru dan tenaga kependidikan yang harus melakukan tes usap di Kabupaten Temanggung. Hingga kini yang melakukan tes usap sekitar 1.000 hingga 1.200 orang.
Ia menyebutkan dari sejumlah guru yang sudah menjalani tes usap dan sudah keluar hasilnya, kurang dari 15 orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Jumlah tersebut masih dinamis dan kemungkinan bisa bertambah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)