Ilustrasi-- Warga melintasi banjir di Kelurahan Kalibalau Kencana, Kedamaian, Bandar Lampung, Lampung, Rabu (5/8/2020).(ANTARA/Ardiansyah)
Ilustrasi-- Warga melintasi banjir di Kelurahan Kalibalau Kencana, Kedamaian, Bandar Lampung, Lampung, Rabu (5/8/2020).(ANTARA/Ardiansyah)

7 Wilayah di Lampung Masuk Risiko Tinggi Bencana

Lampost • 30 Oktober 2021 08:07
Bandar Lampung: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat indeks risiko bencana (IRB) kategori tinggi terdapat di tujuh daerah. Sedangkan delapan daerah lain di Lampung masuk kategori risiko sedang.
 
"Data ini pada 2018 namun masih kami jadikan parameter. Kami mencatat 15 kabupaten/kota di Lampung terdapat tujuh daerah yang masuk ke dalam indeks risiko bencana yang tinggi," kata Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Syawal Sugiarto, Jumat, 29 Oktober 2021.
 
Tujuh daerah yang masuk ke dalam kategori tinggi tersebut di antaranya Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pesawaran, Bandar Lampung, dan Tulangbawang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sementara untuk risiko sedang ada di Kabupaten Tanggamus, Lampung Tengah, Lampung Utara, Way Kanan, Mesuji, Tulangbawang Barat, Metro, dan Pringsewu," jelas dia.
 
Baca juga: Puncak Merapi Diguncang 1.199 Kali Gempa Guguran
 
Adapun ancaman bencana alam rata-rata disebabkan oleh cuaca ekstrem yang acap kali melanda seperti puting beliung, banjir bandang hingga tanah longsor.
 
"Pada November 2021, kami akan dirikan Forum Pengurangan Resiko bencana yang terdiri dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di provinsi dan lembaga di luar pemerintah seperti PMI, Pramuka, pihak swasta akan kita himpun dalam satu wadah," kata dia.
 
Nantinya forum tersebut diharapkan akan ada sekretariat dan setiap bulan diselenggarakan pertemuan, kajian dan mencari potensi yang bisa di manfaatkan. Sehingga pemahaman hingga kajian mengenai mitigasi bencana dapat berjalan.
 
Ia juga mengatakan jika daerah yang memiliki resiko bencana tinggi diminta untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah terkait pengajuan anggaran.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif