Sejumlah wisatawan mengunjungi obyek wisata Pantai Indrayanti, Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (24/7). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Sejumlah wisatawan mengunjungi obyek wisata Pantai Indrayanti, Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (24/7). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

Pembukaan Kembali Objek Wisata Gunungkidul Belum Jelas

Nasional Virus Korona PSBB
Antara • 20 Mei 2020 20:01
Gunungkidul: Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum dapat memastikan waktu pembukaan objek wisata. Ketidakpastian ini terjadi karena belum ada surat resmi dari pemerintah pusat sebagai langkah menuju new normal usai pandemi covid-19.
 
"Sampai hari ini, belum ada kebijakan untuk membuka lokasi wisata pada Juni 2020. Kalau Candi Prambanan dan Borobudur milik BUMN jadi memiliki kebijakan sendiri," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono, di Gunungkidul, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Baca: Objek Wisata Pantai Gunungkidul Ditutup karena Korona

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harry memastikan Pemkab Gunungkidul dalam hal ini Dinas Pariwisata sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membidangi sektor pariwisata tetap memegang maklumat Kapolri tentang pencegahan covid-19. Penutupan lokasi wisata yang sebagian besar merupakan wisata alam masih menunggu kebijakan dari pusat.
 
"Sehingga, kami belum ada rencana membuka objek wisata dalam waktu dekat. Kami menyadari momentum lebaran adalah kondisi yang tepat untuk menggenjot pendapatan retribusi sektor pariwisata. Namun kami tetap memegang teguh maklumat kapolri," jelas Harry.
 
Selain itu pemerintah masih memberlakukan status tanggap darurat covid-19 sehingga belum ada keputusan lebih jauh. Dispar meminta kepada pengelola obyek wisata untuk sabar menanti keputusan dari pemerintah. Hingga Senin, 18 Mei 2020, ada 7.005 orang pelaku wisata terdampak penutupan.
 
Data para pelaku wisata terdampak diberikan ke Dinas Pariwisata DIY juga diberikan bantuan dari kemenpar dan perusahaan layanan wisata.
 
"Kami mendorong pelaku wisata mendaftar kartu pra kerja," ungkap Harry.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif