Anggota Polantas Polres Tangerang Selatan Iptu Hery Sulistyono. Istimewa
Anggota Polantas Polres Tangerang Selatan Iptu Hery Sulistyono. Istimewa

Kisah Polantas 8 Tahun Tak Bisa Berlebaran Bersama Keluarga Demi Pengamanan Mudik

Nasional lalu lintas Idulfitri 1443 Lebaran 2022 Mudik Lebaran 2022
Farhan Dwitama • 03 Mei 2022 13:42
Tangerang: Berlebaran di kampung halaman memberi kesan tersendiri bagi pemudik, selain berkumpul dengan keluarga besar untuk berbagi kisah dan kebahagiaan. Namun, tidak semua orang bisa merasakan momen berlebaran bersama.
 
Salah satunya anggota Polantas Polres Tangerang Selatan Iptu Hery Sulistyono. Karena tuntutan tugas, ia sudah delapan tahun terakhir tidak bisa berlebaran bersama keluarga besarnya di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
 
Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir ia tidak bisa merasakan kebersamaan hari pertama Lebaran bersama anak dan istrinya. Silaturahmi hanya bisa dilakukan lewat panggilan video.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah 8 tahun engga mudik ke Sleman, malah empat tahun terakhir saya berlebaran di pos (pos pelayanan) mudik," kata Pria berpangkat Inspektur Satu Hery Sulistiyono, ditemui di Posyan Bitung, Kabupaten Tangerang, Selasa, 3 Mei 2022.
 
"Untungnya sekarang teknologi sudah canggih, bisa video call. Lebaran pertama kemarin saya cuma bisa video call saja, lepas piket,pulang ke rumah bertemu anak -istri dan berlebaran ke tetangga terdekat saja," ucap dia.
 
Baca: 4 Tahun Berlebaran di Indonesia, Mahasiswa Asal Mesir Jatuh Cinta dengan Bakso Malang
 
Hery menyadari, tugasnya sebagai anggota polisi dituntut selalu siap siaga di momen-momen seperti mudik saat ini. Itu semua ia lakukan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab penuh sebagai pengabdian atas perintah negara. 
 
"Sudah jadi tanggungjawab saya sebagai abdi negara. (Keluarga) putri saya dua -duanya dan kebetulan istri saya juga Polwan, sudah terbiasa. Tidak ada rasa sedih tapi ini panggilan tugas," tegas dia. 
 
Meski tak bisa berlebaran di kampung halaman, Hery mengaku tetap menyempatkan diri untuk pulang kampung di Sleman, ketika dia bisa mengambil cuti yang biasanya juga bersamaan dengan waktu libur kedua putrinya bersekolah.
 
"Engga pas lebaran pulang kampungnya, tapi tetap pulang pas cuti. Memang beda suasana lebaran dengan hari biasa," ucap dia.
 
Dia mengaku, momen-momen Lebaran bersama keluarga besar di kampug halaman memberi kesan dan pengalaman tersendiri. Tidak hanya berbagi cerita hidup dan bekerja di perantauan, kebahagiaan kumpul bersama adik dan kakak-kakanya juga mengobati kerinduan masa kecil pria 54 tahun ini. 
 
"Apalagi saya dalam empat tahun terakhir diamanatkan sebagai Kepala Posyan (kepala pos pelayanan) tugas saya di Kepolisian juga tinggal 4 tahun lagi, ya syukuri saja," ucapnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif